Kriminalitas Hulu Sungai Utara

Saat Digerebek, Kades Tambalang Tengah 'Kurang Sadar' di Bawah Pengaruh Sabu

Anggota Satuan ResNarkoba Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menggerebek sebuah rumah di Desa Tambalang Kecil RT 3 No 15 Kecamatan Sungai Pandan

Saat Digerebek, Kades Tambalang Tengah 'Kurang Sadar' di Bawah Pengaruh Sabu
BPost Cetak
Metro Banjar edisi cetak Selasa (15/1/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Anggota Satuan ResNarkoba Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menggerebek sebuah rumah di Desa Tambalang Kecil RT 3 No 15 Kecamatan Sungai Pandan yang diketahui milik Rudi Harianto, Senin (14/1) pukul 15.25 Wita.

Saat petugas datang, Rudi Harianto kedapatan di dalam rumah bersama Muhammad Rifani (45) yang merupakan Kepala Desa (Kades) Tambalang Tengah.

Kades yang seharusnya menjadi panutan warga ini justru kedapatan tengah menggunakan sabu bersama dengan Fitri Ariyanto yang juga merupakan anggota BPD Desa Sungai Pandan Tengah.

Kasat Narkoba Polres HSU Iptu Kamaruddin mengatakan Muhammad Rifani yang merupakan Kepala Desa Tambalang Tengah tertangkap tangan memang sedang menggunakan sabu di rumah Rudi.

Baca: Hilda Vitria Ciumi Wajah Kriss Hatta, Pacar Billy Syahputra Tampil Mesra dalam Postingan Video

Baca: Kemarahan Hotman Paris pada Pemilik Akun Ini, Ancam Bakal Bawa ke Proses Hukum

Baca: Fakta-fakta Pengemis Miliarder Punya Harta Lebih dari Rp 1 Miliar, Simpanan di Bank 900 Juta

Baca: Reaksi Luna Maya Saat Chika Jessica Akui Perasaan pada Ariel NOAH, Melaney Ricardo Bersikap

"Ketiga tersangka tak dapat mengelak lagi karena tertangkap tangan, dan mereka juga tak melakukan perlawanan anggota juga langsung melakukan pencarian barang bukti di rumah kejadian," ujarnya.

Iptu Kamaruddin mengatakan saat penggerebekan, pembakal sedang kurang kesadaran dan mengakui bahwa baru saja mengonsumsi narkoba jenis sabu.

Adapun dari informasi warga, M Rifani memang sering mengunjungi rumah Rudi tersebut.

"Saat dimintai keterangan di TKP M Rifani memberikan respon yang tak wajar, perkataannya aneh dan seperti kurang sadar," ujarnya.

Setelah melakukan penggeledahan ditemukan barang bukti berupa timbangan dan plastik klip yang disimpan disebuah laci, sedangkan sabu ditemukan di kantong celana Rudi yang diduga pengedar.

"Sabu ditemukan di kantong celana sebelah kanan 1 paket yang disimoan dalam kotak rokok dan kantong sebelah kiri 14 paket dalam dompet kecil," ujarnya.

Jajaran Sat Resnarkoba Polres HSU kemudian membawa ketiga tersangka ke Mapolres HSU untuk melanjutkan kasus UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Barang bukti yang diamankan adalah 15 paket sabu berat total 3,87 gram, sebuah timbangan digital warna hitam, 2 buah sendok terbuat dari sedotan plastik, sebuah dompet warna coklat, sebungkus plastik klip, satu pipet kaca yg berisikan sabu, 1 buah kompor dan celana pendek.

Editor: Edinayanti
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved