Berita Tanahlaut

Baru Bangun Tidur, Dua Anak Punk Ini Digelandang Kantor Satpol PP dan Dimandikan

Dwi dan Khafid akhirnya harus menanggung akibat dari ulahnya yang meresahkan para pengunjung Pasar Tapandang Berseri Pelaihari

Baru Bangun Tidur, Dua Anak Punk Ini Digelandang Kantor Satpol PP dan Dimandikan
Banjarmasinpost.co.id/Milna Sari
Petugas Satpol PP Tanahlaut mandikan anak punk, Rabu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Dwi dan Khafid akhirnya harus menanggung akibat dari ulahnya yang meresahkan para pengunjung Pasar Tapandang Berseri Pelaihari. Keduanya langsung digiring ke kantor Satpol PP Kabupaten Tanahlaut di Kota Pelaihari untuk menerima ganjaran dari perbuatannya.

Rambut kedua pemuda tersebut langsung dipangkas hingga hampir botak hingga rambut pirangnya habis. Tak hanya itu keduanya juga diminta untuk hormat bendera hingga jelang siang usai ditangkap pagi.

Tak sampai disitu, keduanya juga langsung dimandikan langsung oleh petugas Satpol PP.

Keduanya dirazia petugas Satpol PP Tanahlaut yang datang ke Pasar Tapandang Berseri Pelaihari. Keduanya ditangkap saat baru bangun tidur di pasar, Rabu (16/01/2018) kepada Banjarmasinpost.co.id.

Baca: Vanessa Angel Menangis saat Ditetapkan Sebagai Tersangka: Aku Tertekan, Takut Ketemu Orang!

Baca: Waspada, Tusuk Jerawat Bisa Akibatkan Radang Selaput Otak

Baca: Saat Azan Berkumandang, Aktivitas Pelayanan Diistirahatkan di RSHD Barabai Kecuali Emengency

"Kami baru bangun tidur tadi, sudah diangkut ke kantor Satpol PP," ujar Dwi yang merupakan warga Asamasam ini.

Dirinya berdua sebutnya baru 10 hari di Tanahlaut namun sudah tiga kali ditangkap oleh Satpol PP. Sebutnya ia sudah berkeliling daerah di Kalsel.

"Paling enak di Banjarmasin,"ujarnya.

Komandan Pleton B Satpol PP Tanahlaut, Agus mengatakan keduanya digiring kembali ke markas Satpol PP Tanahlaut atas saran dan laporan pedagang dan warga. Keduanya sebutnya sudah tiga kali ditangkap Satpol PP Tanahlaut.

"Kita dapat laporan warga dan pedagang bahwa keduanya meresahkan ngamen dan minta uang bayaran secara paksa," jelasnya.

Keduanya ujar Agus diberikan surat pernyataan agar tidak kembali lagi ke Tanahlaut.

"Mereka akan kita bina agar tidak lagi menjadi anak punk lagi," sebutnya.

Banjarmasinpost.co.id/milna

Penulis: Milna Sari
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved