Pilpres 2019

Disebut Bangkrut Oleh Prabowo Subianto, Dirut Garuda Indonesia Justru Ungkap Fakta Ini

Disebut Bangkrut Oleh Prabowo Subianto, Dirut Garuda Indonesia Justru Ungkap Fakta Ini

Disebut Bangkrut Oleh Prabowo Subianto, Dirut Garuda Indonesia Justru Ungkap Fakta Ini
Garuda Indonesia
Pesawat Boeing 737 MAX 8 telah dioperasionalkan oleh Garuda Indonesia, di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu (7/1/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pernyataan Capres di Pilpres 2019, Prabowo Subianto yang menyebut Garuda Indonesia mengalami bangkrut dibantah Direktur Utama (Dirut ) Garuda Indonesia Ari Askhara.

Ari menjelaskan, perseroannya saat ini masih tetap beroperasi. Namun, dia mengakui Garuda Indonesia saat ini tengah menghadapi tantangan bisnis.

"Garuda Indonesia kalau bangkrut mungkin saya sudah tidak di sini (perusahaan). Kalau dibilang challenging, yes," ujar Ari di Jakarta, Selasa (14/1/2019).

Ari mengakui hingga saat ini Garuda Indonesia masih merugi. Namun, kerugian tersebut tak membuat maskapai plat merah itu bangkrut.

Baca: Rincian Tarif Vanessa Angel & Aliran Dana Rp 80 Juta Terungkap, Polisi Justru Pegang Fakta Ini

Baca: Cek Link Pengumuman Hasil Akhir CPNS 2018 Kemenag & Jadwal Pemberkasan Via Kemenag.go.id

Baca: Jawaban Farah Quinn Saat Hotman Paris Hutapea Mengaku Sudah Jadian dan Kencan di Warung Kaki Lima

Baca: Link Live Streaming BWF & Jadwal Malaysia Masters 2019, Rabu (16/1), Marcus/Kevin Main

Baca: Tagar #10yearschallenge Hits di Instagram, Maia Estianty, Nikita Mirzani & Najwa Shihab Unggah Foto

"Kami listed company, setiap 3 bulan bisa dilihat laporan keuangannya. Dari 2016 kita rugi Rp 3,6 triliun, per September kemarin rugi sekitar Rp 2 triliunan," kata Ari.

Ari menambahkan, masyarakat bisa memantau langsung kondisi keuangan Garuda Indonesia. Sebab, perusahaannya tercatat di pasar modal.

Dengan begitu, perusahaannya wajib memberikan informasi kinerja keuangannya secara berkala kepada publik.

Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra.
Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra. ((KOMPAS.com/AMBARANIE NADIA))

"Garuda Indonesia terbuka, enggak ada yang ditutup-tutupi. Struktur costnya juga kami sampaikan setiap paparan publik," ucap dia.

Prabowo sebelumnya mengkritik pemerintahan Joko Widodo yang menurut dia telah membuat sejumlah BUMN dalam kondisi bangkrut.

"Negara yang membiarkan BUMN kita, Pertamina, Garuda, pembawa bendera Indonesia yang hadir dalam kemerdekaan, sekarang dalam keadaan kalau bisa dibilang ya bangkrut," kata Prabowo saat menyampaikan pidato bertajuk Indonesia Menang, di Jakarta Convention Center, Jakarta, Senin (14/1/2019).

Baca: Cek Link Pengumuman Hasil Akhir CPNS 2018 Kemenag & Jadwal Pemberkasan Via Kemenag.go.id

Prabowo menyebut sejumlah BUMN bangkrut karena utangnya sudah menimpuk. Tiap tahun, banyak BUMN yang kondisi keuangannya merugi.

"Pertamina, PLN, Krakatau steel, sekarang utangnya mengerikan. kalau ada BUMN yang untung, untungnya pun tak seberapa," kata dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Benarkah Garuda Bangkrut Seperti Kata Prabowo?"

Editor: Rendy Nicko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved