Berita Tanahbumbu

Lampu PJU Solar Cell di Pagatan Banyak Rusak, 2 Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Ini Kata Disperkimtan

Kondisi PJU yang mati atau rusak pun hingga kini belum bisa ditangani. Sebagaian besar, rusak dan hanya ada beberapa yang tetap menyala.

Lampu PJU Solar Cell di Pagatan Banyak Rusak, 2 Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Ini Kata Disperkimtan
banjarmasinpost.co.id/man hidayat
Lampu Penerang Jalan Umum (JPU) yang menggunakan tenaga surya (solar cell) di Kota Pagatan Kecamatan Kusan Hilir Kabupaten Tanahbumbu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Lampu Penerang Jalan Umum (PJU) yang menggunakan tenaga surya (solar cell) di Kota Pagatan Kecamatan Kusan Hilir Kabupaten Tanahbumbu, banyak yang rusak.

Dua tahun terakhir, sejumlah PJUnya sudah banyak yang mati. Namun, tak kunjung diperbaiki oleh pihak terkait sehingga sebagian wilayah tetap gelap. Pihak dinas mengatakan PJU tersebut sulit untuk diperbaiki.

Kondisi PJU yang mati atau rusak pun hingga kini belum bisa ditangani. Sebagaian besar, rusak dan hanya ada beberapa yang tetap menyala.

Terpantau, dua jalur satu arah tersebut banyak yang mati. Baik itu jalur dari Batulicin Banjarmasin dan sebaliknya dari arah Banjarmasin Batulicin.

Baca: Jadi Tersangka Vanessa Angel Tak Berkutik Lagi, Polisi Sita Foto dan Video Panas Sang Artis

Baca: Hasil Malaysia Masters 2019, Marcus/Kevin Melangkah ke Quarter Final Usai Taklukkan Ganda Indonesia

Baca: Aris Idol Ditangkap Saat Pesta Narkoba, Istri Bilang Berubah karena Gemerlap Dunia Hiburan

Kepala Dinas Pemukiman, Perumaham dan Pertanahan (Disperkimtan) Tanahbumbu, Mahriyadi Noor, Rabu (16/1/2019) saat dikonfirmasi tidak membantah hal itu.

Kondisi tersebut masih tetap sama karena sulitnya dan mahalnya biaya perbaikan PJU tenaga Surya tersebut.

"Memang sejumlah titik banyak yang mati. Kami sudah berupaya memperbaiki namun biaya pemeliharaannya cukup besar satu lampu saja bisa mencapai Rp 80 juta. Bahkan, ada yang baru dipasang dua hari ditempat lain dan lampunya sudah rusak. Ini kendala kami saat ini," katanya.

Memasuki 2019 ini, kewenangan kembali berubah. Ada dua kategori PJU yaitu PJU di jalan Lingkungan dan PJU di Jalan raya yang saat ini terbagi.

"Per 2019 ini sebagian beralih ke Dinas Perhubungan Tanahbumbu dan sebagian lagi, kami yang tangani. Pembagiannya untuk jalan lingkungan, kami yang menangani dan jalan raya itu ditangani Dinas Perhubungan termasuk wilayah Pagatan," katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Tanahbumbu, Wisnu, mengatakan saat ini memang ada pengalihan kewenangan dan masih proses. Diperkirakan minggu depan sudah berpindah dan sementara ini statusnya masih di Perkimtan.

"Kami belum menerima dan masih proses pengalihan aset. Setelah itu, kami juga akan berkoordinasi bagian mana saja yang menjadi kewenangan Dinas Perhubungan. Sebab tahun ini dibagi dua kategori makanya harus jelas," katanya.

Baca: Hans Mantan Pacar Syahrini Ditangkap Terkait Kasus Narkoba, Begini Kronologisnya

Baca: Aris Idol Ditangkap Pesta Narkoba Bersama Dua Perempuan, Lakukan Perbuatan Haram Ini Bergantian

Baca: Api Membakar Bangunan Sarang Walet di Pelambuan, Penyebabnya Masih Diselidiki

Setelah itu, resmi kewenangan keluar maka jajarannya akan survey lapangan. Selanjutnya, setelah itu akan dipantau mana saja yang perlu diperbaiki termasuk di Pagatan.

"Anggaran kami tidak banyak. Sebab untuk PJU cuma dapat anggaran pemeliharaan sebesar Rp 300 juta untuk seluruh wilayah Tanahbumbu. Nah ini sepertinya tidak cukup," katanya.

Sebab itu, jajarannya nanti akan melakukan survey lokasi. Mana saja yang dianggap urgen maka itu lah yang prioritas untuk diperbaiki. Hal itu menyesuaikan dengan amggaran yang tersedia.

"Ya kami akan maksimalkan anggaran yang itu untuk perbaikan," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved