Sejak Lama Membingungkan Peneliti, Keberadaan Patung di Pulau Paskah Ternyata Berhubungan dengan ini

Pulau Paskah yang berada di Negara Chile terkenal oleh patung kepala dari batu yang menjulang

Sejak Lama Membingungkan Peneliti, Keberadaan Patung di Pulau Paskah Ternyata Berhubungan dengan ini
cnnindonesia.com
Pulau Paskah yang Misterius 

BANJARMASINPOST.CO.IDPulau Paskah yang berada di Negara Chile terkenal oleh patung kepala dari batu yang menjulang tinggi.

Patung-patung itu merupakan keunikan Pulau Paskah yang telah sejak lama membingungkan peneliti.

Mengapa patung-patung itu berada di tempat mereka berdiri sekarang memang menjadi pertanyaan para peneliti sejak lama.

Namun kini satu misteri mengenai patung-patung batu itu mulai bisa dipecahkan.

Penelitian terbaru menyebutkan, orang-orang Rapa Nui (sebutan Pulau Paskah dalam bahasa lokal) menempatkan patung-patung itu di dekat salah satu sumber daya alam yang paling penting bagi manusia yaitu air tawar.

Para arkeologi mempelajari lokasi patung atau moai dan platform tempat berdiri patung-patung itu yang dikenal sebagai ahu.

Menurut catatan sejarah, pelaut Polinesia tiba pertama kali di Rapa Nui sekitar 900 tahun yang lalu.

Baca: Meghan dan Pangeran Harry Tak Hadir di Perayaan Ultah Kate Middleton, Benarkah Ada Ketegangan?

Baca: Transformasi Tubuh Indah Jennifer Lopez di #10yearschallenge Banjir Pujian, ini yang Ditampilkannya

Baca: Ikut #10yearsChallenge, Bandingkan Foto Luna Maya Saat dengan Ariel Noah dan Putus dari Reino Barack

Baca: Ular Piton Sepanjang 6 Meter Ditangkap dengan Perut Buncit Habis Makan Ini, Warga Heboh!

Baca: Ahmad Dhani dan Mulan Jameela Bikin Video Klip Baru, Fadli Zon dan Fahri Hamzah Juga Terlibat

Mereka lalu membangun lebih dari 300 ahu dan hampir 1.000 moai yang diyakini mewakili leluhur.

Para penulis studi baru yang diterbitkan dalam Jurnal PLOS One berusaha memahami penyebaran ahu untuk lebih memahami penciptaan mereka.

Dilansir dari CNN Travel, Profesor Antropologi Brighamton University, New York, Carl Lipo mengatakan, pengetahuan itu akan mengungkap sesuatu tentang bagaimana orang-orang awal Rapa Nui menggunakan lanskap yang mereka anggap penting.

Halaman
123
Editor: Edinayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved