Berita Tapin

Siring Jembatan Runtuh Diterjang Arus Sungai Atalaut, Ini Penjelasan Staf PUPR Tapin

Siring jembatan Atalaut diujung wilayab perbatasan Desa Bungur Kecamatan Bungur, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan, runtuh.

Siring Jembatan Runtuh Diterjang Arus Sungai Atalaut, Ini Penjelasan Staf PUPR Tapin
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
Dua warga melihat kondisi runtuhnya siring atau tabir jembatan Atalaut, Desa Bungur, Kecamatan Bungur, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (16/1/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Siring jembatan Atalaut di ujung wilayab perbatasan Desa Bungur Kecamatan Bungur, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan, runtuh.

Warga yang melintas di jembatan itu pasti berhenti untuk melihat kondisi siring. Sebagian warga yang melintas mengaku khawatir runtuhnya siring itu memengaruhi kontruksi jembatan.

Pembangunan siring itu baru selesai dikerjakan kontraktor pelaksana pembangunan. Bersamaan dengan tuntasnya pekerjaan jembatannya.

"Maaf mnyimpang nah....... Kondisi siring jembatan desa bungur arah linuh atawa jembatan atalaut tebing tinggi kembali ambles nah yg lebih faham tambahi akan nah #Entahlah," tulis Syamlan Ibrahim di media sosial jejaring facebook grup Tapin Rescue.

Baca: Aris Idol Ditangkap Saat Pesta Narkoba, Istri Bilang Berubah karena Gemerlap Dunia Hiburan

Baca: Gerebek Pengedar di Muara Uya, Polisi Temukan Senjata Api Rakitan Lengkap dengan Amunisi

Baca: Hotman Paris Sebut Artis Top yang Bisa Dipakai Selain Vanessa Angel di Kasus Prostitusi Online

Baca: Perjalanan Hidup & Karier Aris Idol Hingga Ditangkap karena Narkoba, Sempat Jadi Sopir Taksi Online

Menyikapi runtuhnya siring jembatan Atalaut, Desa Bungur, jajaran Posdalops BPBD Tapin melakukan peninjauan ke lokasi bersama jajaran Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Kabupaten Tapin.

Suma, staf Bidang Sumberdaya Air pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Tapin, menjelaskan kontruksi jembatan tidak terpengaruh runtuhnya siring sungai Atalaut.

"Saya sudah mendapatkan laporan tertulis dari Camat Bungur terkait runtuhnya siring di bawah jembatan Sungai Atalaut.

Makanya ada peninjauan ke lokasi dan warga tak perlu khawatir kontruksi jembatan itu sangat kuat, pandangannya jauh dari bibir Sungai Atalaut," katanya kepada reporter Banjarmasinpost.co.id, Rabu (16/1/2019).

Runtuhnya siring jembatan Sungai Ataluat itu diduga akibat dorongan arus kuat Sungai Atalaut yang terjadi, pada 15 Januari 2019 lalu.

Baca: Tangisan Anang Hermansyah Dengar Curhat Aurel Hermansyah, Ashanty Dibuat Terharu

Baca: Postingan Terakhir Mantan Istri Sule Saat Ramai Kabar Naomi Zaskia Calon Ibu Tiri Rizky Febian

Baca: Sedang Halu, Maia Estianty Sandingkan Dirinya dengan Kate Middleton dan Putri Grace

Di bawah jembatan yang selesai dibangun itu masih ada pancangan pohon kelapa tertanam di dasar Sungai Atalaut.

Keberadaan jembatan baru itu sangat vital karena di sebelah Desa Bungur, ada lima desa dalam wilayah Kecamatan Bungur yang melintas pulang dan pergi.

Lima desa itu, adalah Shabah, Kelumpang, Linuh, Rantau Bujur dan Hangui. Itu akses terdekat para pelajar menuju sekolah mereka di Rantau, ibukota Kabupaten Tapin. (banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved