Berita Kabupaten Banjar

VIDEO - Ular Piton Ukuran Besar Berkeliaran di Rumah Makan Diamankan Petugas Damkar Kabupaten Banjar

Tidak membutuhkan waktu lama bagi anggota UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Banjar dalam mengevakuasi seekor ular piton dilingkungan rumah

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Tidak membutuhkan waktu lama bagi anggota UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Banjar dalam mengevakuasi seekor ular piton di lingkungan rumah makan yang ada di Loktabat Jalan A Yani Km 31 Banjarbaru, Rabu (16/1/2019).

Ular memangsa seekor ayam dan pemilik ayam melaporkannya kepada UPT Damkar Banjar pukul 10.00 wita.Hanya sekitar 10 menit, ular tersebut berhasil dijinakan.

Petugas Damkar Kabupaten Banjar pun langsung memasukannya dalam karung dan membawa ke kantor UPT Damkar di Martapura.

Seorang petugas UPT Damkar Kabupaten Banjar, Ahmad Sayuti mengatakan, pihaknya begitu menerima laporan ada ular phyton langsung bergegas menuju lokasi di Loktabat Banjarbaru. Ular sudah berada dalam kandang ayam, karena setelah memangsa seekor ayam sehingga mudah dijinakan.

Baca: Vanessa Pernah Layani Mucikari Sendiri, 7 Bukti Prostitusi Online Kuatkan Vanessa Angel Tersangka

Baca: Vanessa Angel Menangis saat Ditetapkan Sebagai Tersangka: Aku Tertekan, Takut Ketemu Orang!

Baca: Selain Aris Idol, Mantan Pacar Syahrini Dibekuk Polisi karena Edarkan Sabu, Barbuk Seberat 2,36 Kg

“Bagian perut ular masih kembung, kemungkinan karena sehabis memangsa seekor ayam. Begitu kami jepit kepalanya dengan menggunakan alat langsung bisa kami tangkap,” katanya, didampingi petugas Damkar Banjar lainnya, Rozikin.

Tak lama berada di kantor UPT Damkar Kabupaten Banjar, ular pun diserahkan kepada pegawai BKSDA. Penemuan ular phyton oleh anggota UPT Damkar Kabupaten Banjar ini sudah yang kesekian kali.

Anggota UPT Damkar Banjar, Faisal menambahkan, yang menemukan pertama kali pemilik kandang ayam pada dinihari pukul 02.00 wita mendengar suara gaduh dari kandang ayam. Begitu dilihat ternyata ada ular phyton masuk ke dalam kandang ayam.

“Panjangnya sekitar empat meter dan berjenis kelamin betina,” tambahnya.

Pegawai BKSDA, Ahmad Barkati mengatakan, fenomena banyaknya ular bermunculan kemungkinan karena disebabkan air pasang. Bagi yang melihat jenis ular phyton ini agar jangan panik, karena tidak berbisa beda dengan jenis ular lainnya.

“Tetap berbahaya, tetapi jangan panik. Segera koordinasi panggil petugas atau orang yang bisa menangkapnya,” tambahnya. (Banjarmasinpost.co.id /Hasby Suhaili)

Penulis: Hasby
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved