Berita Banjar

Dua Puskesmas di Banjar Masih Numpang, Kepala Dinas Kesehatan Banjar Justru Harapkan Hibah Aset

Dua Puskesmas di Banjar Masih Numpang, Kepala Dinas Kesehatan Banjar Justru Harapkan Hibah Aset

Dua Puskesmas di Banjar Masih Numpang, Kepala Dinas Kesehatan Banjar Justru Harapkan Hibah Aset
istimewa
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, Ikhwansyah 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Pusat Kesehatan Masyarakat (puskesmas) di Kabupaten Banjar yang ada saat ini ternyata belum seluruhnya menjadi aset Pemerintah Kabupaten Banjar. Setidaknya masih ada dua puskesmas yang 'numpang' pada aset pihak lain.

Dua puskesmas tersebut yakni Puskesmas Aranio di Kecamatan Aranio dan Puskesmas Sungai Tabuk 1 di Kecamatan Sungaitabuk.

Berdasar data di Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjar, Puskesmas Aranio milik PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), sedangkan Puskesmas Sungaitabuk 1 milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni).

Selain itu, ada satu puskesmas lagi yang juga pikiran pihak Dinkes Banjar yakni Puskesmas Sambung Makmur di Kecamatan Sambungmakmur.

Baca: Calon Lawan Marcus/Kevin di Perempat Final Malaysia Masters 2019, Ganda Putra Jepang

Baca: Hasil Malaysia Masters 2019 Babak Kedua - Jonatan Christie Gagal Melaju, Ditaklukkan Chen Long

Baca: Ariel NOAH Menangis Ingat Luna Maya? Kata Menohok Ariel Usai Disebut Balikan dengan Eks Reino Barack

Baca: Reaksi Tak Terduga Raffi Ahmad Disebut Bercerai dengan Nagita Slavina pada 2019 oleh Sosok Ini

Ini karena lahan yang ada sangat terbatas sehingga tidak memungkinkan lagi untuk dilakukan pengembangan, padahal seiring pertumbuhan penduduk dan pembagunan kewilayahan, pengembangan fasilitas mutlak dilakukan.

Terpisah, Kepala Desa Aranio Azhari dihubungi via telepon, Kamis (17/01/2019), mengatakan pihaknya terus berupaya untuk menyediakan lahan untuk pengembangan puskesmas setempat.

Bahkan sejak 2018 lalu, dirinya bersama sebelas kades lainnya di Kecamatan Aranio telah menghadap pejabat tinggi di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK).

"Dua kali kami menghadap dan alhamdulilah direspons. Intinya kami mengharapkan adanya inklav sebagian area kawasan hutan di wilayah Aranio untuk pengembangan fasilitas umum seperti puskesmas dan sekolah menangah atas," jelas Azhari.

Bupati Banjar, H Khalillurrahman melihat proses pembangunan Puskesmas Mataraman, didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, Ikhwansyah
Bupati Banjar, H Khalillurrahman melihat proses pembangunan Puskesmas Mataraman, didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, Ikhwansyah (banjarmasin post group/ isti rohayanti)

Pihaknya senang karena permohonan itu dipahami dan diakomodasi sehingga tahun ini (2019) akan ada sebagian kawasan hutan yang dialihfungsikan untuk kebutuhan pengembangan permukiman.

"Beberapa waktu lalu sudah dilakukan pengukurannya oleh pihak Kementerian LHK, mulai dari Desa Belangian, Paau, Kalaan, Artain, Benuariam, dan terakhir Aranio," sebutnya.

Halaman
123
Penulis: Idda Royani
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved