Ekonomi dan Bisnis

Kenaikan Harga Tiket Pesawat juga Berdampak Pada Pelaku Usaha Paket Wisata di Kalsel

Kenaikan tarif tiket penerbangan dalam beberapa pekan terakhir, membuat wisatawan dari luar daerah mengurungkan niatnya berwisata ke Kalsel.

Kenaikan Harga Tiket Pesawat juga Berdampak Pada Pelaku Usaha Paket Wisata di Kalsel
banjarmasinpost.co.id/m maulana
Petugas Tiketing PT Lintas Barito Express, Sari saat memantau harga tiket penerbangan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kenaikan tarif tiket penerbangan dalam beberapa pekan terakhir, membuat wisatawan dari luar daerah mengurungkan niatnya berwisata ke Kalimantan Selatan.

Seperti halnya yang dikeluhkan Owner RR Tour & Travel, Richie Rassanjani, menurut dia melambungnya harga tiket pesawat berdampak buruk baginya.

"Sangat berdampak buruk untuk paket wisata kami, karena banyak pelanggan yang membatalkan dan menunda wisatanya," ujar Richie.

Mengantisipasi penurunan konsumen dari wisatawan luar, pihaknya hanya mengandalkan paket wisata khusus untuk masyarakat Kalsel dan Banjarmasin.

"Saya sementara buka yang lokal dulu saja, saat ini ada paket tujuan Loksado dan kerbau rawa pada Sabtu dan Minggu yang harganya Rp 350 ribu per orang minimal untuk 15 orang," ucapnya.

Baca: Penurunan Tiket Penerbangan Dinilai Belum Stabil, Lion Air Tujuan Jakarta Terendah Rp 950 Ribu

Baca: Ketua Apindo Kalsel H Supriadi : Penurunan Harga Tiket Masih Belum Signifikan

Baca: Harga Tiket Pesawat Garuda Ada Kemungkinan Naik Pada Momen Tertentu

Hal senada dikatakan Pemilik Patra Tour, Patra Jaya, yang merasakan penurunan minat wisata.

"Awal tahun ini memang sedikit sepi, konsumen jadi malas liburan karena harga tiket mahal," kata Patra.

Selama harga tiket masih mahal, ia rasakan penurunan minat hingga 50 persen. "Orderan berkurang hingga 50 persen, tapi masih ada aja tamu perusahaan dan travelling keluarga meski sedikit," imbuhnya.

Sementara itu, menurut Sekretaris Asosiasi Agen Perjalanan Wisata (Asita) DPD Kalsel, Siti Aisyah, yang juga keluhkan masih mahalnya tiket penerbangan.

"Harga naik ini jelas membuat penurunan pelanggan yang ingin tour ataupun study tour, apalagi bagasi dihapuskannya bagasi gratis," ujar Aisyah yang juga pemilik Camesa Travel ini.

Menurutnya hal tersebut sangat memberatkan masyarakat, UMKM dan travel agent. "Bagaimana mau menghidupkan pariwisata Kalsel,  sementara harga tiket melambung tinggi," keluhnya.

(Banjarmasinpost.co.id/ Muhammad Maulana)

Penulis: M Maulana
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved