Berita Banjarmasin

NEWS VIDEO : Rekam Cetak KTP El Warga Binaan di Sejumlah Lembaga Pemasyarakatan di Kalsel

NEWS VIDEO : Rekam Cetak KTP El Warga Binaan di Sejumlah Lembaga Pemasyarakatan di Kalsel

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sejumlah warga Banjarmasin yang menjalani masa tahanan penjara melakukan rekam Cetak KTP Elektronik, Kamis (17/1/2019) siang.

Bertempat disebuah aula Lapas Klas II Kota Banjarmasin Kalsel, rekam data tersebut diikuti oleh sedikitnya sebanyak 200 warga binaan.

Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Kota Banjarmasin, Yusuf Effendi mengatakan rekam data cetak KTP elektronik sendiri merupakan program Kementrian Dalam Negeri yang melalui Dirjen Dukcapil.

"Nah, maka dari kami sudah lama melakukan kordinasi dengan lapas kota Banjarmasin, hari ini melakukannya rekam data ktp elektronik ini," jelasnya.

Tujuannya pun tidak lain, selain memudahkan warga kota Banjarmasin memiliki KTP elektronik, juga sebagai syarat warga binaan mengikuti pesta rakyat pada Pemilu serentak April 2019 mendatang.

Baca: Pola Pengamanan Debat Pilpres 2019 Jokowi dan Prabowo, Jadwal Siaran Langsung Live Kompas TV

Baca: Ariel NOAH Menangis Ingat Luna Maya? Kata Menohok Ariel Usai Disebut Balikan dengan Eks Reino Barack

Baca: Sosok Bule Cantik Calon Istri Vicky Prasetyo Usai Cerai dengan Angel Lelga yang Dekat Fiki Alman

Baca: Jawaban Gisella Anastasia pada Gempita Soal Perceraiannya Gading Marten Jika Sudah Terjadi

"Hanya saja sementara ini, untuk stok cetak KTP-el, sangat tipis sekali atau sekitar 300 keping saja. Namun solusinya adalah mereka akan diganti dengan soket. Karena sesuai PKPU, soket dimungkinkan memberikan suaranya," jelas Yusuf.

Sementara Arsiah, warga binaan perempuan yang beruntung karena mendapatkan KTP elektronik yang diserahkan langsung oleh Kepala Rutan Klas IIB Rantau.

"Saya sebenarnya sudah punya KTP elektronik. Cuma saat ditangkap kasus obat, KTP saya hilang. Saya senang dibuatkan lagi KTP elektronik ini," katanya kepada reporter Banjarmasinpost.co.id, Kamis (17/1/2019).

Sebanyak 183 warga binaan yang mendiami Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas IIB Rantau mengaku belum memiliki KTP elektronik.

Kepala Rutan Rantau, Batara Hutasoit menjelaskan pelaksanaan kegiatan rekam dan cetak KTP elektronik itu serentak bagi warga binaan Lapas dan Rutan se Indonesia.

Baca: Reaksi Anang Hermansyah Saat Ashanty Menggerutu Habis Liburan Harus Kerja Lagi

Baca: Live Streaming Debat Capres Pilpres 2019 Jokowi vs Prabowo via Kompas TV, Maruf Amin Paling Ditunggu

"Dari pengakuan warga binaan mereka belum memiliki KTP elektronik setelah dihitung mencapai 183 orang. Untuk mengecek kebenarannya tentunya Dinas Pencatatan Sipil Kabupaten Tapin," katanya kepada sejumlah wartawan, Kamis (17/1/2019).

Anggota KPU Kabupaten Tapin, M Fauzi berharap dengan adanya kegiatan perekaman KTP elektronik oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tapin, tidak ada lagi warga binaan yang tidak memiliki KTP elektronik.
"KTP elektronik berlaku seumur hidup, sebab dijadikan syarat bagi pemilih khusus pada Pemilu 2019. Mohon dijaga jangan sampai rusak atau hilang," katanya.

(banjarmasinpost.co.id /Ahmad Riski Abdul Gani/Mukhtar Wahid/Edi Nugroho)

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved