Berita Banjarmasin

Pernah Dinyatakan Gagal, Penawaran Pembuatan JPO di Banjarmasin Kembali Dibuka

Pascagagalnya pendaftaran pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Kota Banjarmasin, Pemko Banjarmasin berencana melanjutkan program tersebut

Pernah Dinyatakan Gagal, Penawaran Pembuatan JPO di Banjarmasin Kembali Dibuka
Banjarmasinpost.co.id/Isti Rohayanti
Ketua Tim Rencana Pembangunan JPO, Ir Doyo Pudjadi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN- Pascagagalnya pendaftaran pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Kota Banjarmasin, Pemko Banjarmasin berencana melanjutkan program tersebut.

Namun belajar dari penawaran sebelumya, disampaikan oleh Ketua Tim Rencana Pembangunan JPO, Ir Doyo Pudjadi, sistem penawaran kali ini dirubah. Bahkan sebutnya kali ini hanya masih dalam bentuk desain jembatan. Belum pasa tahap siapa pemenang lelang.

Kepada Bpost, Kamis (17/1/2018), ia mengatakan waktu pendaftaran akan diperpanjang. Selain itu dibuka secara umum untuk siapapun yang berminat.

"Rencana pembangunan sebelumnya pada tahap le lelang pertama itu dihentikan dengan berita acara hasil lelang dinyatakan gagal," ucap Doyo.

Baca: Aris Idol Ditangkap Pesta Sabu, Sang Istri Sebut Suaminya Terlalu Polos dan Beberapa Kali Ditipu

Baca: Begini Cara Vanessa Angel Cari Mangsa, Kirim Foto & Video Hot Lalu Mucikari Carikan Pria Nakal

Baca: Link Live Streaming Debat Pilpres 2019, Berikut Peraturan Debat, Jadwal Hingga Keinginan Mahfud MD

"Tapi tetap proses pembangunan akan dilanjutkan lelangnya. Tentunya melalui penyusunan kembali draf dan penyempurnaan dokumen-dokumen," tambahnya.

Pada pendaftaran penawaran membuat JPO sebelumnya dikatakan Doyo ada 10 peminat dari pihak advertising. Tujuh di antaranya pengusaha Kalsel dan tiga lainnya dari Pulau Jawa.

Ketika memasuki tahap lanjutan, yakni pertemuan dan pembicaraan, lantas para investor yang mendaftrar pun menolak. Namun dikatakan Doyo, meski sebelumnya sempat gagal, pihaknya tetap akan berupaya mendirikan JPO di Kota Banjarmasin dengan sistem kerjasama. Terlebih keberadaan JPO sebutnya merupakan keinginan dari pemerintah.

(Banjarmasinpost.co.id/Isti Rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved