Berita Banjarbaru

Sebanyak 181 Pemilih di Kota Banjarbaru Masuk Kategori Disabilitas, KPU tak Sediakan TPS Khusus

Tahapan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) baik legislatif dan pemilihan presiden serta wakil presiden terus berlangsung.

Sebanyak 181 Pemilih di Kota Banjarbaru Masuk Kategori Disabilitas, KPU tak Sediakan TPS Khusus
SERAMBINEWS.COM
pemilu pencoblosan pilkada 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Tahapan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) baik legislatif dan pemilihan presiden serta wakil presiden terus berlangsung. Komisi Pemilihan Umum (KPU) selain konsentrasi distribusi logistik, terus melakukan penyempurnaan daftar pemilih tetap (DPT).

Termasuk yang dilakukan KPU Kota Banjarbaru. Berdasarkan hasil pendataan, sebanyak 181 atau sebanyak 0,116 persen merupakan warga yang sudah memiliki hak pilih di Kota Idaman tergolong disabilitas.

Di antaranya, tuna daksa sebanyak 46, tuna netra sebanyak 28, tuna rungu sebanyak 30, tuna grahita sebanyak 32 dan disabelitas lainnya sekitar 43.

Penyandang Disabilitas adalah setiap orang yang mengalami keterbatasan fisik, intelektual, mental, dan atau sensorik dalam jangka waktu lama yang dalam berinteraksi dengan lingkungan dapat mengalami hambatan dan kesulitan untuk berpartisipasi secara penuh dan efektif dengan warga negara lainnya berdasarkan kesamaan hak.

Baik penyandang disabilitas fisik, penyandang disabilitas intelektual, penyandang disabilitas mental dan atau penyandang disabilitas sensorik.

Baca: Distamben Kalsel Bingung Dana Jaminan Reklamasi Telantar, Jumlah Tak Cukup Sewa Alat Berat

Ketua KPU Kota Banjarbaru, Hegar Wahyu Hidayat menjelaskan, untuk DPT yang ditengarai disabilitas termasuk disabilitas mental di Kota Banjarbaru tidak disediakan TPS Khusus.

"Untuk tuna netra kita siapkan template surat suara. Design TPS (bilik suara dan meja suara) kita buat ramah pemilih disabelitas, khususnya buat pemilih tuna tuna daksa. Dan pemilih bisa dibantu oleh petugas pemilih," katanya dengan nada serius.

Lebih lanjut dia menjelaskan, untuk Daftar pemilih tetap di Banjarbaru sebanyak 156.347 pemilih dengan rincian, sebanyak 76.970 pemilih laki-laki dan sebanyak 79.377 pemilih perempuan. "Untuk jumlah TPS nya dari lima kecamatan 20 kelurahan tersebut sebanyak 732 TPS," terangnya.

Sementara itu, Polres banjarbaru, untuk pemilu nantinya akan mengerahkan perseonil kepolsiain untuk bertugas sebanyak 401 untuk PAM pengamatan TPS. Masing masing nya ada dua pilisi 10 linmas di 5 TPS. "Ya kita berharap juga untul Pemilu bisa lancar aman dan terkendali," kata Kapolres Banjarbaru, AKBP kelana Jaya.

Selain merapikan daftar pemilih tetap (DPT), Komisi Pemilihan Umum (KPU) juga melakukanperapian data daftar calon tetap (DCT) yang sudah diumumkan secara terbuka, seiring dimulainya tahapan sosialisasi.

Berdasarkan Surat Keputusan KPU Kota Banjarbaru dengan Nomor : 41/HK.03.1-kpt/6372/KPU-kot/IX/2018, tertanggal 20 September 2018, ada sebanyak 374 caleg yang ditetapkan dan dinyatakan sah untuk mengikuti pemilu.

Baca: Ada 814 Lubang Bekas Tambang, Walhi Kalsel Desak Pembentukan Satgas Tambang

Dari jumlah tersebut Caleg laki-laki masih lebih banyak. Dirincinya pula, Jumlah total caleg sebanyak 374 orang dengan rincian caleg laki-laki sebanyak 215 orang dan perempuan sebanyak 159 orang dengan pemenuhan keterwakilan perempuan sebanyak 42,51 persen.

Selain itu ia juga mengungkapkan sesuai dengan peraturan perundang-undangan tahun 2019 pakta integritas dalam proses seleksi bakal calon Anggita DPRD Kota Banjarbaru Tahun 2019 dan telah memenuhi ketentuan pemenuhan keterwakilan paling sedikit 30 persen.

Hegar juga mengaku sudah mengundang seluruh perwakilan Partai Politik Peserta Pemilu dan memiminta untuk meninjau kembali daftar calon sebelum disetujui dan ditetapkan oleh KPU. (lis)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved