Berita Tanahlaut

Kisah Jumriah yang Bertahun-tahun Tinggal di Rumah Reyot yang Tinggal Setengah Bagian di Batibati

Kisah Jumriah yang Bertahun-tahun Tinggal di Rumah Reyot yang Tinggal Setengah Bagian di Batibati

Kisah Jumriah yang Bertahun-tahun Tinggal di Rumah Reyot yang Tinggal Setengah Bagian di Batibati
istimewa/Dok Kalimantan Peduli Kabupaten Tanahlaut untuk BPost Group
Kalimantan Peduli saat mengunjungi rumah Jumriah, Jumat (18/1/2019)

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Jumriah, warga Kecamatan Batibati Kabupaten Tanahlaut RT 01 RW 02 sudah lama tinggal di rumah reyot yang tinggal setengah bangunan.

Bagian rumah Jumriah mulai dapur sudah hancur karena termakan usia. Mulai dari flafon yang berlubang, dinding yang bolong dan lantai yang sudah berayun.

Tak hanya bagian belakang, bagian depan rumah Jumariah ini juga sudah rusak dengan pilar yang juga sudah jebol. Meski rumahnya tergolong luas, namun banyak bagian rumahnya yang sudah lapuk.

Jumriah yang tinggal sendirian juga harus memasang terpal untuk menahan air hujan agar tak langsung masuk ke dalam rumahnya.

Baca: Sosok 2 Pria yang Ditangkap Bergiliran di Pekapuran Raya oleh Polda Kalsel Ternyata Residivis

Baca: Kronologi Penangkapan 2 Warga di Pekapuran Raya Karena Terlibat Peredaran Narkoba

Baca: Fakta di Balik Keputusan Presiden Jokowi Bebaskan Abu Bakar Baasyir Diungkap Yusril Ihza Mahendra

Baca: Band Geisha Siap Hibur Penggemarnya di Banjarmasin, GM Armani Pun Lakukan Ini

"Kalau hujan ya basah, kalau berangin ya tertiup angin barang-barang," ujarnya kepada Banjarmasinpost.co.id, Jumat (18/01/2018).

Sehari-hari Jumriah membantu tetangga berjualan alat pancing dan pakan ikan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Ketua Kalimantan Peduli Kabupaten Tanahlaut , Sukarna Yusuf menyebut rumah Jumriah ini sudah tidak layak ditempati.

"Semoga pemerintah daerah bisa memperhatikan masyarakat kurang mampu ini dan bisa membantu merenovasi rumah yang sangat tidak layak untuk didiami ibu jumriah," ujar Sukarna Yusuf.

Kalimantan Peduli saat mengunjungi rumah Jumriah, Jumat (18/1/2019)
Kalimantan Peduli saat mengunjungi rumah Jumriah, Jumat (18/1/2019) (istimewa/Dok Kalimantan Peduli Kabupaten Tanahlaut untuk BPost Group)

Ditambahkan Bendahara Kalimantan Peduli Kabupaten Tala, Yanto dalam waktu dekat akan survei rumah Jumriah.

Sebelumnya mereka mendapatkan laporan dari anggota adanya rumah warga yang tak layak huni.

"Kami tadi masih mensurvei, nanti rencananya kami akan melakukan penggalangan dana untuk membantu ibu Jumriah,"jelasnya.

(banjarmasinpost.co.id/ Milna Sari)

Penulis: Milna Sari
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved