Berita Banjarbaru

Walhi Kalsel Soroti Danau Bekas Galian Tambang, Kisworo : Ada Kewajiban Perusahaan yang Belum Tuntas

Walhi Kalsel Soroti Danau Bekas Galian Tambang, Kisworo : Ada Kewajiban Perusahaan yang Belum Tuntas

Walhi Kalsel Soroti Danau Bekas Galian Tambang, Kisworo : Ada Kewajiban Perusahaan yang Belum Tuntas
banjarmasinpost.co.id/nia kurniawan
Danau Cermin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Masih adanya lubang galian bekas tambang mendapat reaksi dari Direktur Eksekutif Walhi Kalsel Kisworo Dwi Cahyono.

Kepada reporter banjarmasinpost.co.id, Jumat (18/1/2019), Walhi Kalel menegaskan danau bekas galian tambang yang ada adalah salah satu bentuk tanggung jawab perusahaan berupa reklamasi yang belum diselesaikan.

"Seharusnya sebelum aktif lagi kewajiban PT GC dipenuhi dulu, reklamasi dan pemulihan lingkungan. Pemerintah/Negara harus tegas dan berposisi di atas perusahaan. Pemerintah dan PT GC harus memastikan keselamatan Rakyat. jangan sampai ada korban seperti kasus di Kaltim, dll. Pemerintah segera melakukan langkah kongrit di antaranya melakukan analisa dan kajian terhadap danau bekas galian tambang. Kondisi Air, kemana air ini mengalir, dll. Jangan sampai air dari lubang bekas tambang ini menggangu air sumur warga dan budidaya pertanian warga," katanya. 

Dikatakannya, lubang bekas galian tambang yang ada tidak layak untuk objek wisata. 

Baca: Kubu Prabowo Subianto Nilai Debat Perdana Pilpres 2019 Jokowi & Prabowo Bak Sayur Kurang Garam

Baca: Jelang Piala AFF U-22 2019: Indra Sjafri Bakal Kembalikan Pemain ke Klub, Pastikan Skuat Timnas U-22

Baca: Sosok Pengacara Kondang dan Pakar IT Bantu Selebgram Banua yang Kehilangan 367 Ribu Followers

Baca: Batas Waktu & Kawasan Steril Alat Peraga Kampanye Saat Haul Guru Sekumpul Ditetapkan

Baca: Jadwal Siaran Langsung Liga Inggris Pekan 23 Live RCTI & MNCTV - Arsenal vs Chelsea, MU vs Brighton

Perlu diketahui PT Galuh Cempaka setidaknya menyisakan tiga danau besar bekas aktivitas pertambangan. Yaitu Danau Cermin, Galuh Cempaka serta Danau Seran.

Danau Cermin dari Jalan A Yani berjarak lima kilometer, terletak di Ujung Ulin Kelurahan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin. Pengelolaan dikelola warga Enam RT. Pengelola Danau Cermin tergabung pada Pokdarwis Ujung Ulin. 

Sekitar 85 warga dari enam RT tergabung di Pokdarwis kini lantaran sepi, warga yang mengelola juga otomatis berkurang karena terpaksa cari pekerjaan lain.

"Untuk dikembangkan tidak bisa Karena danau tersebut HGU PT Galuh cempaka dan air masam dengan pH empat," ucap Kepala Humas PT Galuh Cempaka, Joko Hardiyono.

(banjarmasinpost.co.id/ nia kurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved