Berita HSU

Kurangi Kunjungan Pasien di RSUD Pembalah Batung Amuntai, Posyandu Sediakan Odong-odong

asilitas kesehatan tingkat pertama terus diperbaiki, hal ini diharapkan dapat mengurangi jumlah pasien yang langsung datang ke RSUD Pembalah Batung.

Kurangi Kunjungan Pasien di RSUD Pembalah Batung Amuntai, Posyandu Sediakan Odong-odong
banjarmasinpost.co.id/humas-pemkabhsu.com
RSUD Pambalah Batung Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Fasilitas kesehatan tingkat pertama terus diperbaiki, hal ini diharapkan dapat mengurangi jumlah pasien yang langsung datang ke RSUD Pembalah Batung. Salahsatu langkah adalah dengan mengejar akreditasi di Puskesmas.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten HSU dr Agus Fidliansyah mengatakan saat ini Puskesmas di Kabupaten HSU seluruhnya telah mendapatkan akreditasi. Hal ini menjadi sebuah prestasi karena masih ada Puskesmas yang belum terakreditasi di daerah lain.

Puskesmas mendapatkan akreditasi ini merupakan bagian dari proses pembenahan kuakitas kesehatan. Pada 2016 Puskesmas yang mendaparkan akreditasi adalah Puskesmas Amuntai Selata , Sungai Karias dan Danau Panggang.

Pada 2017 yang mendapatkan akreditasi adalah Puskesmas Guntung, Pasar Sabtu, Banjang, Sungai Malang dan Haur Gading. Sedangkan 2018 adalah Kecamatan Babirik, Sapala, Paminggir, Alabio dan Sungai Turak.

"Akreditasi ini akan terus dibenahi setiap tiga tahun, dan pada 2019 ini peni gkatan akreditasi dilakukan kepaa puskesmas yang telah mendapatkan akreditasi pada tahun 2013," ujarnya.

Baca: Istri Irwan Mussry Tuliskan Ini di Instagram, Benarkah Ada yang Ingin Jatuhkan Maia Estianty?

Baca: Model Rambut Baru Maia Estianty Bikin Pangling, Istri Irwan Mussry Ini Identik dengan Wanita Hamil?

Baca: Pernah Jadi Pacar Reino Barack, Sandra Dewi Ungkap Alasan Pacaran dan Nikah Diam-Diam Harvey Moeis

Dinas Kesehatan HSU berupaya untuk terus meningkatkan akreditasi karena berpengaruh pada mutu pelayanan di Faskes tingkat pertama.

"Jika masyarakat mendapatkan kepuasan pada pelayanan Puskesmas maka jumlah pasien di RSUD bisa menurun sehingga mengurangi anggaran BPJS untuk rumah sakit," ungkapnya.

Untuk mendapatkan akreditasi juga bukan perkara mudah, karena Puskesmas diminta untuk memenuhi standar baik secara administrasi, pelayanan dan seluruh fasilitas kesehatan.

Puskesmas juga diminta untuk membentuk inovasi seperti pembentukan kelompok pendukung masyarakat, upaya untuk menurunkan angka TB, meningkatkan jumlah peserta postandu.

"Beberapa Posyandu ada yang menyediakan odong odong atau mengundang kostum tokoh kartun untuk meningkatkan jumlah warga yang hadir," ujarnya.(Banjarmasinpost.co.id/reni kurniawati)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved