Peneliti Keamanan Sebut 773 Juta E-mail dan 21 Juta Password Dicuri, Pastikan Milik Anda Aman

Bulan pertama 2019 belum lagi berakhir, namun sebuah insiden kebocoran data besar sudah mengemuka. Sebanyak 773 juta unique ID (alamat) e-mail

Peneliti Keamanan Sebut 773 Juta E-mail dan 21 Juta Password Dicuri, Pastikan Milik Anda Aman
kontan
hacker paretes 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Bulan pertama 2019 belum lagi berakhir, namun sebuah insiden kebocoran data besar sudah mengemuka. Sebanyak 773 juta unique ID (alamat) e-mail dan 21 juta password telah dicuri dan beredar di internet.

Hal tersebut diungkapkan oleh peneliti keamanan Troy Hunt.

Data ratusan juta e-mail itu tertampung dalam sekitar 12.000 file dengan ukuran total 87 GB yang diunggah ke layanan cloud hosting Mega.

“Kumpulan bocoran data e-mail ini berasal dari banyak sumber berbeda,” tulis Hunt dalam sebuah artikel di situs miliknya.

Ribuan file berisi bocoran e-mail tadi sudah dihapus dari Mega, namun masih bisa ditemukan di sebuah forum hacker populer yang namanya tidak disebutkan oleh Hunt.

Baca: Kode Rahasia Ini Kerap Disebut Syahrini Berkali-Kali, Kode Untuk Mantan Luna Maya Reino Barack?

Baca: Istri Gubernur Diperiksa, Gara-gara Video Viral Kepala Desa Bagi-bagi Sarung yang Ada Foto Dirinya

Baca: Baru Sebulan Diresmikan Jokowi, Tol Pemalang-Batang Sudah Retak Parah, Begini Kronologinya

Baca: KaltengPedia - Ini Maksud Presiden Soekarno Membangun Trans Kalimantan di Kalimantan Tengah

Baca: KalselPedia - Masjid Pusaka Desa Banualawas, Salah Satu Masjid Tertua di Tabalong

Dia menyebut ratusan juta e-mail yang bocor sebagai “Collection #1”, sesuai dengan nama root folder yang memuat datanya di forum hacker dimaksud.

Salah satu posting terkait dalam forum tersebut menyebutkan bahwa bocoran data diambil dari “lebih dari 2.000 database dan combo (kombinasi alamat dan password e-mail) dengan teknik dehash”.
Kebocoran data di atas merupakan yang terbesar setelah kejadian peretasan Yahoo pada 2013, yang menimpa hampir tiga miliar akun.

Untungnya, di samping alamat dan password e-mail, dalam insiden kali ini tidak ada informasi sensitif yang ikut bocor, misalnya soal kartu kredit.

Cara memeriksa apakah e-mail Anda termasuk yang dibocorkan

Meski demikian, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari The Next Web, Jumat (18/1/2019), ada baiknya memeriksa apakah akun e-mail Anda ikut terdampak atau tidak.

Tampilan situs Have I Been Pwned untuk memeriksa apakah sebuah akun pernah dibocorkan di internet. Apabila tidak, maka akan muncul tulisan Good News - no pwnage found!
Halaman
12
Editor: Edinayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved