Bumi Sanggam

Ribuan Jemaah Ikuti Haulan Datu Kandang Haji

Ribuan jemaah hadiri Haul Datu Kandang Haji di Desa Teluk Bayur, Kecamatan Juai, Balangan, Sabtu (19/1/2019).

Ribuan Jemaah Ikuti Haulan Datu Kandang Haji
Diskominfo Balangan
Ribuan jemaah hadiri Haul Datu Kandang Haji di Desa Teluk Bayur, Kecamatan Juai, Balangan, Sabtu (19/1/2019). 

Diketahui keberadaan Makam Datu Kandang Haji di Juai memiliki sejarah dan keunikannya tersendiri.

Menurut Pengelola Makam Datu Kandang Haji, H Sani mengatakan, nama Kandang Haji didasarkan pada cerita masyarakat yang menyatakan bahwa desa tersebut dipagari atau dikandangi dengan doa-doa.

Tujuannya, untuk mencegah masuknya para penjahat, legenda dimasyarakat menyebutkan bahwa tokoh Datu Kandang Haji awalnya bernama Patih Bentar Alam, sementara diriwayat lain ia juga bernama Datu Surya Sakti Mangku Alam.

"Setelah memeluk Islam beliau menunaikan ibadah haji ke Mekkah dengan berjalan kaki, setelah pulang ke kampung halaman ia mengajar dan menyebarkan ilmu agama Islam kepada masyarat luas," ujarnya.

Dalam haul ini juga dihadirkan KH Asmuni atau dikenal dengan Guru Danau dan Habib Umar dari Yogyakarta.

Dalam haul ini juga dihadirkan KH Asmuni atau dikenal dengan Guru Danau dan

Habib Umar dari Yogyakarta. (Foto Diskominfo Balangan)

Diketahui pula Datu Kandang Haji lahir pada tiga abad lampau, ia merupakan putra daerah setempat dan hidup dari keluarga petani yang sederhana.

Selain dulunya aktif menyebarkan dakwah kemasyarakat, Datu Kandang Haji juga membangun beberapa masjid.

Salah satu bukti keberhasilan dan kesuksesan Datu Kandang Haji dalam berdakwah adalah dengan membangun masjid dibeberapa daerah.

Masjid yang dibangun olehnya adalah Masjid Al Mukarramah di Desa Bangkal, Kecamatan Halong, Masjid Jannatul Ma'wa di Desa Buntu Karau Kecamatan Juai, dan Masjid Sirajul Huda di Desa Paran Kecamatan Paringin.

Halaman
123
Penulis: Dony Usman
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved