Berita Banjarmasin

Warganya Sulit Dapatkan Elpiji, Lurah Harapkan Operasi Pasar, Pangkalan Masih Menunggu Instruksi

Lurah Kampung Gedang Banjarmasin Tengah, Askar, mengaku bingung karena sudah menghubungi pangkalan agar segera dilakukan operasi pasar elpiji subsidi

Warganya Sulit Dapatkan Elpiji, Lurah Harapkan Operasi Pasar, Pangkalan Masih Menunggu Instruksi
BPost Cetak
Blitz edisi cetak Sabtu (19/1/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Lurah Kampung Gedang Banjarmasin Tengah, Askar, mengaku bingung karena sudah menghubungi pangkalan agar segera dilakukan operasi pasar elpiji subsidi untuk warga miskin karena di kawasan kelurahan setempat masih kelangkaan gas melon.

“Jawaban dari pihak pangkalan selalu menyatakan masih menunggu intruksi dari PT Pertamina,” katanya.

Diakui Askar, setiap hari ada saja warga yang mengeluh ke kantor kelurahan setempat.

Warga menginginkan ada segera operasi elpiji di kantor kelurahan setempat.

Warga saat ini panik dan bingung.

Baca: Harga Elpiji 3 Kg Semakin Tak Wajar, Para Ketua RT Bingung, Banyak Warganya yang Kesulitan Membeli

Baca: Metro City Jadi Pilihan Lokasi Syuting Film 3515, Fakta Lokasi Dianggap Gedung Tertimbun Tanah

Baca: Pernah Jadi Pacar Reino Barack, Sandra Dewi Ungkap Alasan Pacaran dan Nikah Diam-Diam Harvey Moeis

Baca: Persiapan Ahok yang Dikabarkan Akan Mempersunting Bripda Puput, Addie MS Sempat Ketahui Ini

Baca: Naomi Zaskia Ngaku Suka Pria Berumur & Berdasarkan Zodiak, Begini Karakter Sule Berbintang Scorpio

“Cari elpiji subsidi kemana-mana kosong. Warga kami mengeluh karena ada yang membeli elpiji subsidi sampai Rp40 ribu per tabung. Padahal HETnya cuma Rp17.500,” cetusnya.

Askar menduga ada penyelewengan elpiji subsidi ke orang mampu dan usaha menengah ke atas karena informasi suplai dari agen ke pangkalan-pangkalan elpiji lancar-lancar saja saat ini, warga miskin yang menjadi korban penyelewengan elpiji subsidi tersebut.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved