Berita Banjarbaru

Begini Penjelasan Lengkap Sistem Baru Bikin Paspor, Bebas Visa ke Jepang Cuma Segini Duitnya

Sistem Antrian Permohonan Paspor Secara Online versi terbaru yaitu APAPO Versi 2.0 bakal dicanangkan pada puncak dari Peringatan Hari Bakti Imigasi

Begini Penjelasan Lengkap Sistem Baru Bikin Paspor, Bebas Visa ke Jepang Cuma Segini Duitnya
Banjarmasinpost.co.id/Nia kurniawan
Pelayanan paspor simpatik di kantor imigrasi kelas I TPI Banjarmasin. Foto imigrasi Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sistem Antrian Permohonan Paspor Secara Online versi terbaru yaitu APAPO Versi 2.0 bakal dicanangkan pada puncak dari Peringatan Hari Bakti Imigasi ke-69 tanggal 26 Januari 2019 nanti.

"Dengan sistem antrian terbaru ini diharapkan masyarakat akan mendapatkan pelayanan yang lebih nyaman lagi karena prinsip dari sistem antrian ini adalah memberikan waktu yang nyaman (hari dan jam pelayanan) untuk dipilih oleh pemohon sehingga antrian pemohon di kantor-kantor imigrasipun menjadi tidak membludak karena antrian pemohon dalam setiap jam dibatasi," ucap Dodi Karnida Kepala Divisi Keimigrasian Kalimantan Selatan, Minggu (20/1).

Sistem antrian ini berlaku untuk permohonan paspor baru maupun penggantian dan dapat didownload di Google Play (Play Store) dengan keyword Layanan Paspor Online atau browsing internet dengan alamat https://antrian.imigrasi.go.id/LayananBeta.

"Jika pemohon paspor tidak melakukan pendaftaran permohonan secara online, maka tidak akan dilayani," katanya.

Baca: Salah Mempraktekkan Arti Saling Tolong, Empat Warga Ini Tewas Bareng-bareng

Baca: Ahok dan Bripda Puput Disebut-sebut Mau Manikah, Ayahanda Puput Buka-bukaan Soal Kelakuan Anaknya

Baca: Dapat Jam Mewah Rp 1 M dari Irwan Mussry, Maia Estianty Malah Posting Soal Cemburu dan Menjatuhkan!

Adapun persyaratan untuk memohon paspor baru harus membawa asli dan fotokopi KTP elektornik, Kartu Keluarga, Akta Kelahiran atau Akta Perkawinan atau Buku Nikah atau Ijazah yang di dalamnya terdapat nama orang tua atau Surat Baptis, serta Paspor Lama (jika telah memiliki paspor) Adapun syarat tambahan yaitu semua dokumen persyaratan harus memuat nama jelas, tempat, tanggal, bulan dan tahun lahir; serta memuat nama orang tua.

Bagi pemohon paspor tujuan bekerja, wajib melampirkan Surat Rekomendasi dari Disnaker. Bagi pemohon paspor tujuan umroh/haji, wajib melampirkan Surat Rekomendasi dari Kantor Kementerian Agama dan Biro Jasa/Travel Umroh/Haji. Bagi Pelaut, wajib melampirkan Buku Pelaut (Seaman Book) dan dokumen Basic Safety Training (BST).

Ada 2 jenis paspor yang semuanya memiliki derajat yang sama dan berlaku selama 5 tahun yaitu paspor 48 halaman seharga Rp 355.000 dan 24 halaman seharga Rp 155.000 yang pembayarannya hanya dapat dilakukan di ATM Bank atau Kantor Pos.

Sedangkan untuk paspor 48 halaman sendiri atau jenis lain yaitu paspor yang mengandung chips (e-paspor) sehingga kepada pemiliknya bisa mendapatkan fasilitas bebas visa ke berbagai negara seperti ke Jepang selama 15 hari. Tarif paspor ini adalah Rp 655.000 dan hanya dapat dikeluarkan dari Kanim di kota-kota besar seperti Jakarta, Medan, Batam, Surabaya dan Denpasar.

Khusus bagi Calon Pekerja Migran Indonesia (PMI), jika memilih paspor 24 halaman maka tarif paspor barunya hanya Rp 55.000 dan Rp 155.000 untuk paspor pengganti.

Harga sebesar Rp 55.000 itu adalah untuk biaya teknologi biometrik sehingga jika Calon PMI memohon paspor baru dan hanya dikenakan harga Rp 55.000 itu artinya Imigrasi memberikan buku paspor secara gratis kepada Calon PMI yaitu mereka para WNI yang akan mencari nafkah di luar negeri.

(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved