Liga 2 2019

Soal Regulasi Pemain Asing yang Mulai Menggema di Liga 2 2019, Ini Kata Ketum Martapura FC

Sudah tiga tahun terakhir PSSI mengeluarkan regulasi kompetisi Liga 2 Indonesia, tanpa kehadiran pemain asing.

Soal Regulasi Pemain Asing yang Mulai Menggema di Liga 2 2019, Ini Kata Ketum Martapura FC
aya sugianto
Laga Martapura FC Vs Borneo FC Piala Indonesia 2018, Martapura FC Takluk 0-1 Gara-gara Tendangan Penalti 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Sudah tiga tahun terakhir PSSI mengeluarkan regulasi kompetisi Liga 2 Indonesia, tanpa kehadiran pemain asing.

Terakhir kasta kedua boleh menggunakan jasa pemain impor pada musim 2014.

Di musim 2019 keberadaan penggunaan pemain asing kembali menggema. Kali ini yang melontarkan isu adalah tim yang baru saja naik dari Liga 3 ke Liga 2, Bogor FC.

Klub yang bermarkas di Bogor Jawa Barat ini bahkan bakal mengusulkan kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB) agar kompetisi Liga 2 2019 diperbolehkan menggunakan pemain asing.

Baca: Link Live Streaming Final Malaysia Masters 2019, Marcus/Kevin vs Malaysia Greysia/Apriyani vs Jepang

Baca: Dapat Jam Mewah Rp 1 M dari Irwan Mussry, Maia Estianty Malah Posting Soal Cemburu dan Menjatuhkan!

Baca: Hasil Liga Italia Pekan 20 - AS Roma Bahagia Benamkan Torino, Inter Milan Sedih Ditahan Sassuolo

Terkait hal itu, salah satu klub asal Banua yang berlaga di Liga 2, Martapura FC menyingkapi dengan bijak ketentuan yang diajukan Bogor FC.

Ketua Umum Martapura FC, H Mokhammad Hilman mengatakan Kompetisi Liga 2 akan lebih kompetitif, menarik dan lebih banyak ditonton jika ada pemain asing.

"Sangat baik untuk industri sepakbola sebanrnya," kata Hilman Avia WhatsApp, Sabtu (19/1/2019).

Tetapi ujar Hilman akan kurang baik untuk pembinaan pemain muda yang dipersiapkan menjadi pemain nasional. Indonesia akan kekurangan pemain tangguh pada posisi posisi tertentu yang biasa ditempati pemain asing.

Melalui Kompetisi Liga 2 lah tempat penggodokan pemain muda Indonesia dilakukan.

"Jadi ada plus minusnya memang," kata Hilman.

Mattapura FC sendiri saat ini bekjmbbersikap. Kepastian pembentukan tim ujar Hilman dilakukan saat hasil Kongres Tahunan PSSI pada Minggu (20/1) yang akan diselenggarakan di Bali.

"Kita menunggu hasil kongres dulu," kata pria berkacamata ini.

Setelah terkena sanksi dari FIFA, Divisi Utama dimulai lagi dengan tajuk Indonesia Soccer Championship (ISC) B pada tahun 2016. Regulasi pemain asing dihapuskan dari peredaran.

(Banjarmasinpost.co.id/Khairil rahim)

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved