Berita Banjarmasin

Akibat Gelombang Besar di Laut Jawa, Pasokan Ikan untuk Warga Banjarmasin Menurun

Dampak dari tingginya gelombang di Laut Jawa, seperti Laut Masalembo menyebabkan pasokan ikan laut ke Kota Banjarmasin

Akibat Gelombang Besar di Laut Jawa, Pasokan Ikan untuk Warga Banjarmasin Menurun
banjarmasinpost.co.id/eka pertiwi
Kapal penangkap ikan saat sandar di Pelabuhan ikan Banjar Raya, beberapa waktu lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dampak dari tingginya gelombang di Laut Jawa, seperti Laut Masalembo menyebabkan pasokan ikan laut ke Kota Banjarmasin dan daerah lainnya di Kalsel mengalami penurunan.

Akibat suplai ikan menurun, harga ikan di pasar Banjarmasin dan sekitarnya menjadi tingginya.

Sebenarnya, penurunan pasokan ikan laut ini sudah terjadi sekitar 4 hari lalu.

Terkait penurunan pasokan ikan laut, Kepala Pelabuhan Perikanan atau TPI Banjarmasin, Rusdi Hartono yang dikonfirmasi melalui WhatsApp, Senin (21/1) mengakui keadaan itu.

Baca: Jasad WNA Asal Korea Selatan Tewas di Perumahan Mewah di Tabalong, Ditemukan Sudah Tergantung

Baca: BREAKING NEWS - Longsor di Pendulangan Intan, Pumpung Cempaka Banjarbaru, 1 Pendulang Tewas

Baca: BREAKING NEWS - Tabalong Geger, Mayat TKA Korea Selatan di Perumahan Mewah, Kondisinya Mengenaskan

"Memang benar beberapa hari terakhir kapal yang tambat di Pelabuhan Perikanan Banjar Raya Banjarmasin memang kurang otomatis pasokan juga berkurang," jelas Rusdi.

Sekarang, ungkap dia, kapal yang datang hanya 3 buah kapal saja dan biasanya dalam 1 kapal membawa 10 ton dan ini membawa cuma 2 ton.
"Kemudian dari kemarin (sehari sebelumnya) dan hari ini, tidak ada kapal yang masuk. Namun pasokan ikan melalui jalan darat (armada mobil pikap) yang biasanya membawa ikan rata-rata memuat 1 sampai 1,5 ton," terang Rusdi.

Kemudian untuk saat ini harga ikan setiap kilogramnya seperti ikan peda Rp27 ribu, tongkol sisik Rp29 ribu, lajang Rp23 ribu, bawal Rp58 ribu serta ikan kakap Rp50 ribu. (banjarmasinpost.co.id/jumadi)

Penulis: Jumadi
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved