Berita Banjarbaru

Ini Rincian Biaya Berobat atau Dirawat untuk Peserta BPJS, Rumah Sakit ini Belum Bisa Menerapkannya

BPJS Kesehatan keluarkan aturan baru urun biaya melalui Peraturan Menkes Nomor 51 Tahun 2018.

Ini Rincian Biaya Berobat atau Dirawat untuk Peserta BPJS, Rumah Sakit ini Belum Bisa Menerapkannya
banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
Pelayanan BPJS Kesehatan Cabang Banjarmasin kepada pengguna BPJS 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - BPJS Kesehatan keluarkan aturan baru urun biaya melalui Peraturan Menkes Nomor 51 Tahun 2018.

Melalui aturan baru urun biaya, kini BPJS Kesehatan mewajibkan pesertanya membayar biaya tambahan tiap melakukan kunjungan.

Aturan urun biaya ini menurut BPJS Kesehatan dapat mengendalikan mutu dan biaya di fasilitas kesehatan.

Kementrian Kesehatan secara resmi menerbitkan Peraturan Menkes Nomor 51 Tahun 2018.

Aturan tersebut nantinya mengatur soal urun biaya dan juga selisih biaya untuk JKN-KIS.

Baca: Kondisi Yuki PAS Band yang Kecelakaan Ditabrak Truk Setelah Hadiri Acara Pengajian

Baca: Kevin Aprilio Lamar Vicy Melanie di Hamparan Salju Korea, Putra Addie MS Ucapkan Kalimat Manis Ini

Baca: Marion Jola dan Julian Jacob Resmi Pacaran? Lihat Foto Mesra Mereka, Sebut Soal Es Krim

Baca: Curhat Adik Syahrini, Aisyahrani Soal Pemberitaan Incess dengan Mantan Luna Maya, Reino Barack

Baca: Malam Ini Gerhana Bulan & Supermoon 2019, Ustadz Abdul Somad Cerita Gerhana Zaman Rasulullah

Berdasarkan aturan tersebut, ada tambahan biaya bagi peserta untuk rawat jalan dan rawat inap nantinya.

"Iya peserta BPJS Mandiri untuk rawat jalan bayar Rp 10 ribu untuk RS tipe C dan D dan Rp 20 ribu untuk RS tipe A dan B. Masih belum kami terapkan, harus kami sosialisasikan dulu, Kalau tidak salah masih menunggu aturan tambahan dari menkes," ucap Kabag TU RS Idaman, Muhammad Firmansyah, Senin (21/1).

Berikut rincian aturan urun biaya yang nantinya diterapkan bagi para peserta BPJS Kesehatan.

Tiap kali peserta melakukan kunjungan untuk rawat jalan, akan ada biaya yang besarannya sudah disesuaikan dengan ketentuan:

a. sebesar Rp 20.000 untuk setiap kali melakukan kunjungan rawat jalan pada rumah sakit kelas A dan rumah sakit kelas B

b. sebesar Rp 10.000 untuk setiap kali melakukan kunjungan rawat jalan pada rumah sakit kelas C, rumah sakit kelas D, dan klinik utama

c. paling tinggi sebesar Rp350.000,00 (tiga ratus lima puluh ribu rupiah) untuk paling banyak 20 (dua puluh) kali kunjungan dalam jangka waktu 3 (tiga) bulan.

(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved