Kriminalitas Banjarbaru

Pura-pura Beli Rumah, Suhendra Dan Misran Kuras Isi Rumah Grand Tasbih Banjarbaru

Bermodus ingin beli rumah, dua warga asal Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar ini diringkus prtugas dari Satuan Reskrim Polres Banjarbaru.

Pura-pura Beli Rumah, Suhendra Dan Misran Kuras Isi Rumah Grand Tasbih Banjarbaru
kompas.com
Ilustrasi bobol qtm

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Bermodus ingin beli rumah, dua warga asal Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar ini diringkus prtugas dari Satuan Reskrim Polres Banjarbaru.

Kedua pelaku itu yaitu MY Suhendra (43) warga Jalan Jeruk komplek Kelapa Gading 3 RT. 013 RW. 03 Kelurahan Sungai Ulin Kecamatan Banjarbaru Utara Kota Banjarbaru dan Misran (47) warga Jalan A Yani km 13,400 RT 008 RW. 003 Kelurahan Gambut Barat, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar.

Kedua melakukan pencurian yang terjadi di Jalan Trikora Komplek Grand Tasbih Kelurahan Loktabat Selatan Kecamatan Banjarbaru Selatan Kota Banjarbaru pada bulan Desember lalu.

"Ya, saya kepepet pak karena gak punya uang," kata salah satu pelaku, Suhendra.

Baca: TKA Korea Selatan Ditemukan Tewas Tergantung di Perumahan Mewah Tabalong, Korban Dikenal Ramah

Baca: Balasan Menohok Mulan Jameela Saat Cara Duduk Istri Ahmad Dhani Itu Dihujat Netizen

Baca: Usai Dapat Jam Tangan Dari Irwan Mussry Seharga 1.3 Milyar, Maia Estianty Kembali Pamerkan Ini

Dipimpin Kanit Jatanras Polres Banjarbaru Ipda Aditya Hadmanto dan Kanit Reskrim Polsek Banjarbaru Kota Ipda Alhamidie, penangkapan kedua pelaku tersebut akhirnya berhasil. Keduanya ditangkap pada hari yang sama yakni pada Sabtu (19/1) sekitar pukul 16.00 Wita.

Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya melalui Kasat Reskrim Polres Banjarbaru AKP Aryansyah mengungkapkan kasus pencurian tersebut terjadi pada, Jumat Tanggal 07 bulan Desember Tahun 2018 sekitar pukul 23.00 Wita.

Menurut Aryansyah rumah yang menjadi lokasi pencurian memasang terpasang tulisan dijual.

“Memang rumah tersebut dijual dan pada hari Rabu tanggal 05 Desember 2018 ada pelaku yang mengaku bermana Hendra. Pemilik rumah bertemu dengan pelaku bertemu d TKP. Dalam pertemuan tersebut terjadilah kesepakatan dengan harga Rp.525.000,000,.” urai Kasat Reskrim.

Selanjutnya pada tanggal 06 Desember 2018, Hendra mengaku telah mengirimkan uang Rp. 325.000.000 sebagai tanda jadi dan membuat janji temu dengan pemilik rumah di TKP.

Namun setelah pemilik rumah menunggu lama, pelaku tidak kunjung datang. Pada malam harinya korban menitipkan kunci rumah kepada pelaku dan keesokan harinya pelapor datang ke rumah tersebut tenyata barang barang milik korban sudah tidak ada.

Pemilik rumah langsung menghubungi pelaku dan menanyakan barang yang berada di rumah dan rupanya pelaku mengakui telah mengambil barang tersebut dan akan mengembalikan barang tersebut.

“Tapi setelah di tunggu-tunggu, pelaku tidak ada kabar dan setelah dilakukan pengecekan ke Bank tentang pengiriman tesebut tenyata tidak ada uang masuk ke rekening pelapor.” tandas AKP Aryansyah.

Team Buser Polres Banjarbaru mendapatkan keterangan lain dan berhasil mengamankan Misran yang mana ikut turut serta melakukan pencurian tersebut. Dari pengakuan dan keterangan yang diberikan Misran akhirnya anggota berhasil mengamankan Suhendra.

“Untuk modus pelaku berpura-pura hendak membeli rumah dan kemudian meminjam kunci korban dan kemudian mengambil barang-barang yang berada di dalam rumah tersebut hingga korban mengalami kerugian berkisar Rp. 25.000.000," terang Kasatreskrim.

Dari kejadian tersebut pihak Kepolisian mengamankan barang bukti yang berhasil diamankan yaitu 1 set sofa warna orange, 1 buah spring bed, 1 buah kompor gas, 1 buah meja tamu dan intuk barang bukti lainnya masih dalam pencarian Sat Reskrim Polres Banjarbaru. "Pelaku tersebut dijerat dengan Pasal 363 ayat 1 ke 3e dan 4e KUHPidana dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 Tahun," urainya. (banjarmasinpost.co.id/lis)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved