Berita Hulu Sungai Selatan

Sasirangan Eksklusif Seharga Rp 3 Juta Pun Tercipta, Ini Waktu yang Dibutuhkan Perajin Kadangan

Kain sasirangan kini makin naik kelas. Selain telah dikenal secara nasional sebagai kain khas Kalsel, juga disukai para pejabat daerah

Sasirangan Eksklusif Seharga Rp 3 Juta Pun Tercipta, Ini Waktu yang Dibutuhkan Perajin Kadangan
Banjarmasinpost.co.id/Hanani
Motif sasirangan merak yang dibanderol Rp 3 juta (cokelat) dan motif Meratus hijau seharga Rp 1 juta karya perajin dari RD Sasirangan Pahuluan, Kandangan, Hulu Sungai Selatan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN- Kain sasirangan kini makin naik kelas. Selain telah dikenal secara nasional sebagai kain khas Kalsel, juga disukai para pejabat daerah sebagai pakaian formal.

Takhanya pejabat daerah, beberapa pejabat dan tokoh nasionalpun ada yang memakai sasirangan pada acara-acara penting. Para perajin pun kini makin kreatif dan inovatif, dalam menciptakan modifikasi motif, dan tak lagi mengandalkan corak klasik.

Seperti dilakukan perajin sasirangan dari Parincahan, Kota Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, RD Sadirangan Pahuluan.

Usaha keluarga yag dirintis Ridhawaty Hilma, bersama puteranya M Reza Aditya Nugraha serta menantunya Ana Maharjanah ini membuat sasirangan ekslusif motif merak yang dipadu dengan motif klasik gigi haruan.

Baca: Gerhana Bulan & Supermoon 2019 Malam Ini, Ustadz Abdul Somad Cerita Gerhana Zaman Rasulullah

Baca: Balasan Menohok Mulan Jameela Saat Cara Duduk Istri Ahmad Dhani Itu Dihujat Netizen

Baca: Link Live Streaming Indonesia Masters 2019 Selasa (22/1/2019) Anthony Ginting, Jonatan Christie Main

Pemilihan warna dasar cokelat tua, dipadu warna motif hijau kebiruan , membuat kain berukuran tiga meter ini tampak elegan dan mewah.

Tak heran, perhatian ibu-ibu yang tergabung dalam Gabungan Organisasi Wanita, usai kegiatan pengukuhan pengurus GOW HSS yang juga dihadiri pengurus GOW se-Kalsel tertuju pada sasirangan ekslusif tersebut, saat mengujungi stan pameran terbatas produk pengusaha wanita, Senin (21/1/2018) di halaman pendopo kabupaten.

Ana Marjanah, kepada banjarmasinpost.co.id menuturkan, proses menjelujur motif gigi haruan ukuran kecil-kecil yang didesain suaminya Aditya tersebut dilakukannya sendiri.

“Jadi ini benar-benar handmade, saya kerjakan selama lima bulan,” tuturnya.

Menurut Ana, pekerjaan menjelujur gigi haruan versi kecil sangat rumit dan memerlukan ketelatenan, agar hasilnya rapi dan halus.

Tingkat kesulitan yang tinggi membuat motif merak tersebut, membuat kain yang terbuat dari sutra halus tersebut dibanderol cukup mahal, Rp 3 juta.

Baca: Ahok Pasti Nikahi Bripda Puput Usai Bebas 24 Januari 2019, Polri Belum Terima Surat Permohonan Nikah

Baca: Jadwal Persija Jakarta vs 757 Kepri Jaya Piala Indonesia 2018 Babak 32 Besar, Ivan Kolev Lakukan Ini

Baca: VIDEO Longsor di Pendulangan Pumpung Sungai Tiung Banjarbaru, Satu Penambang Tewas

Halaman
12
Penulis: Hanani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved