Jembatan Rusak

Jembatan Terbawa Arus, Puluhan Siswa di Desa ini Tempuh Jarak 10 Km Menuju Sekolah

Sebab, satu-satunya jembatan menuju SMPN 1 dan SMA 1 Tabunganen hilang terbawa derasnya air Sungai Tabunganen, Minggu (20/1) pukul 18.00 Wita.

Jembatan Terbawa Arus, Puluhan Siswa di Desa ini Tempuh Jarak 10 Km Menuju Sekolah
BPost Cetak
BPost edisi cetak Selasa (22/1/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Kondisi tak kalah miris dialami warga Desa Karya Baru di RT 9 dan RT 4.

Sebab, satu-satunya jembatan menuju SMPN 1 dan SMA 1 Tabunganen hilang terbawa derasnya air Sungai Tabunganen, Minggu (20/1) pukul 18.00 Wita.

Jembatan sepanjang 120 meter dan lebar 3 meter itu menghubungkan warga Desa Karya Baru ke Desa Tabunganen Baru dan Tabunganen Pemurus.

“Warga dan anak-anak sekolah kesulitan dengan hilangnya jembatan ini,” ujar Tarmiji.

Baca: Puisi Indah Ifan Seventeen untuk Istrinya Dylan Sahara yang Jadi Korban Tsunami Banten

Baca: Tudingan Nia Ramadhani Kebohongan Kriss Hatta Soal Hilda Vitria yang Kini Jadi Pacar Billy Syahputra

Baca: Daftar 21 Artis Terlibat Prostitusi Online Selain Vanessa Angel dan Eks 2 Finalis Puteri Indonesia

Baca: Penampakan Nagita Slavina & Paula Verhoeven Berhijab, Istri Raffi Ahmad & Baim Wong Kian Bersinar?

Tarmiji menjelaskan, di Desa Karya Baru ada sekitar 31 orang siswa SMPN 1 dan 25 orang siswa SMAN 1 Tabunganen.

Saat ini, kalau ke sekolah, siswa SMP harus memutar melewati Tabunganen Muara sejauh 10 kilometer, sedangkan siswa SMA harus memutar sejauh 8 kilometer.

“Sudah ada keluhan. Siswa SMPN 1 terlambat ke sekolah. Selama ini mereka berangkat ke sekolah menggunakan sepeda dan sebagian kecil memakai sepeda motor,” ujarnya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved