Serambi Makkah

Kontes Durian dan Gelar Buah Eksotik Digelar di Obyek Wisata Danau Tamiyang Kabupaten Banjar

Hari ini digelar Kontes Durian dan Gelar Buah Eksotik di obyek wisata Danau Tamiyang Desa Mandikapaubarat Karangintan Kabupaten Banjar, Selasa (22/1)

Kontes Durian dan Gelar Buah Eksotik Digelar di Obyek Wisata Danau Tamiyang Kabupaten Banjar
Dok Kominfo Pemkab Banjar untuk BPost Group
Kontes Durian dan Gelar Buah Eksotik di Kabupaten Banjar pada 2018 lalu 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Hari ini digelar Kontes Durian dan Gelar Buah Eksotik di obyek wisata Danau Tamiyang Desa Mandikapaubarat Karangintan Kabupaten Banjar, Selasa (22/1/2019).

Undangan yang akan hadir pada Kontes Durian dan Gelar Buah Eksotik Banjar dari Kementan yakni Dirjen Hortikultura Kementan, Suwandi, Direktur Buah dan Florikultura, Sarwo Edhy, Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian Prof Erizal Jamal serta rencananya dihadiri Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Banjar, M Fachry mengatakan, Kabupaten Banjar merupakan kabupaten sentra produksi durian terbesar di Kalsel, tercatat ada enam kecamatan sebagai sentra produksi durian yakni Kecamatan Karangintan, Kecamatan Aranio, Pengaron, Sungaipinang, Sambungmakmur dan Simpangempat.

Mengingat saat ini sedang musim panen hingga sekitar Februari 2019 mendatang. Maka sangatlah tepat menggelar Kontes Durian dan Gelar Buah Eksotik Banjar digelar 22 Januarai 2019 di Danau Tamiyang Desa Mandikapaubarat Kecamatan Karangintan.

“Dilaksanakan atas kerjasama Dinas TPH, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Kominfo dengan Pemerintahan Desa Mandikapaubarat,” katanya.

Kontes Durian dan Gelar Buah Eksotik di Kabupaten Banjar pada 2018 lalu
Kontes Durian dan Gelar Buah Eksotik di Kabupaten Banjar pada 2018 lalu (Dok Kominfo Pemkab Banjar untuk BPost Group)

Kegiatan ini dalam rangka upaya mencari varietas durian unggul lokal yang mungkin selanjutnya dapat didaftarkan ke Kementerian Pertanian dan sekaligus menjadi varietes unggul baru, menyusul beberapa varietes yang sudah menjadi varietes unggul nasional seperti Si Japang, Si Hijau dan Si Dodol.

M Fachry juga mengatakan, Kabupaten Banjar sudah ada Agrowisata Durian di Desa Bi'ih Kecamatan Karangintan yang tahun lalu sudah dicanangkan oleh Bupati Banjar, H Khalilurrahman dan juga disaksikan oleh Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor pada saat kontes durian tahun lalu.

“Jika ingin makan durian dengan sensasi beda datang saja ke Desa Bi'ih, karena makan duriannya langsung dibawah pohonnya, dijamin buahnya manis, tebal dan legit,” ujarnya.

Disamping itu juga sekaligus dilaksanakan Gelar Buah Eksotik Banjar seperti Binjai, Kapul, Bundar, Gitaan, Ramania, dan lainnya yang merupapkan buah khas daerah Banjar dan diketahui saat ini sudah jarang ditemukan.

Sehingga dengan event ini diharapkan dapat merangsang petani untuk melestarikan dan mengembangkannya, karena ini sebagai plasma nuftah daerah Banjar.

Selain itu kontes durian menurut M Fachry juga untuk mengharapkan dukungan dari Kementrian Pertanian dan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Provinsi Kalsel untuk dapat membantu pengembangan usahatani durian di Kabupaten Banjar.

Karena secara agroklimat durian sangat sesuai dikembangkan dan secara ekonomis menguntungkan, sekaligus sebagai kawasan wisata agribisnis.

“Secara khusus Bupati Banjar sudah menyampaikan proposal ke Direktorat Jendral Hortikultura Kementan RI diterima oleh Direktur Buah dan Florikultura Pak Sarwo Edhy beserta jajarannya untuk minta dukungan dalam pengembangan usaha tani durian ini. Beliau menyambut gembira diadakan kontes ini dan akan hadir serta akan mendukung pengembangan usaha tani durian ini,” ujarnya.

Adapun memilih lokasi di obyek wisata Danau Tamiyang Kecamatan Karangintan adalah sekaligus lebih mengenalkan obyek wisata danau yang indah. Ada jembatan ditengahnya serta parkir luas dan jalan sudah aspal. (*/aol)

Penulis: Hasby
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved