Berita Banjarmasin

Minimnya Gaji Guru Honorer di Tanbu Dinilai Soal Kebijakan

Nasib guru honorer yang alami kemunduran dari sisi pendapatannya sebagai tenaga pengajar sejak diberlakukannya UU Nomor 23 Tahun 2014

Minimnya Gaji Guru Honorer di Tanbu Dinilai Soal Kebijakan
banjarmasinpost.co.id/acm
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tanbu, Hasanuddin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Nasib guru honorer yang alami kemunduran dari sisi pendapatannya sebagai tenaga pengajar sejak diberlakukannya UU Nomor 23 Tahun 2014 dinilai sebagai persoalan kebijakan.

Guru-guru di Kabupaten Tanah Bumbu misalnya, dinyatakan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tanbu, Hasanuddin, hingga saat ini masih menerima gaji yang hanya Rp 1 juta.

Menurut Hasanuddin, nilai Rp 1 juta sangat jauh dibanding nilai yang diterima guru-guru honorer di Provinsi tetangga.

"Kalau dibanding Kalimantan Tengah (Kalteng) jauh sekali mereka Rp 2,5 juta hampir sama dengan UMP. Berbicara APBD kita lebih tinggi daripada Kalteng, dana perimbangan lebih tinggi, ini persoalan kebijakan," kata Hasanuddin.

Baca: Pembelaan Gisella Anastasia pada Gading Marten soal Gosip Kedekatan dengan Julie Estelle

Baca: Penjelasan Hotman Paris Soal Kedekatannya dengan Habib Rizieq Shihab, Juga Dukungan Pilpres 2019

Baca: Nikita Mirzani Dilaporkan 4 Orang, Ada Sajad Ukra dan Kasus Gugatan Cerai dengan Dipo Latief

Baca: Daftar 21 Artis Terlibat Prostitusi Online Selain Vanessa Angel dan Eks 2 Finalis Puteri Indonesia

Baca: Raline Shah Ungkap Kedekatannya dengan Suami Nikita Mirzani, Dipo Latief, Sempat Berada di Jepang

Ia menilai nilai Rp 1 juta sudah tidak lagi relevan bagi guru honorer apalagi bagi yang memiliki tanggungan Istri, anak dan biaya kesehatan serta pendidikan.

"Belum lagi biaya hidup yang tinggi.Saya harap pemprov Kalsel agar lebih memperhatikan guru-guru honorer ini," kata Hasanuddin.

Menurutnya pihaknya sudah nenyampaikan hal tersebut ke tingkat Provinsi Kalsel dan menurutnya tinggal bagaimana Legislator di DPRD Kalsel untuk yakinkan Pemerintah Provinsi Kalsel untuk tingkatkan gaji guru honorer tersebut.

Hasanuddin menjelaskan, saat ini kurang lebih ada 1.000 tenaga guru honorer yang bekerja di Kabupaten Tanbu, Kalsel.

(Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved