Kriminalitas Kabupaten Banjar

NEWSVIDEO : Polisi Limpahkan Berkas Kasus Pembunuhan Levie Prisilia di Mobil ke JPU Kejari Banjar

Tersangka pembunuh perempuan di mobil Swift biru, Herman alias Ebon (25), dibawa penyidik Satuan Reskrim Polsek Gambut ke Kejaksaan Negeri (Kejari).

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Tersangka pembunuh perempuan di mobil Swift biru, Herman alias Ebon (25), dibawa penyidik Satuan Reskrim Polsek Gambut ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Banjar, Selasa (22/01/2019) siang.

Sekitar pukul 11.00 Wita, lelaki bertato di kedua lengannya itu tiba di Kejari Banjar. Ia dibawa oleh Kanit Reskrim Polsek Gambut Ipda H Ruspandi dan beberapa penyidik Polsek Gambut.

Siang itu, penyidik Polsek Gambut melimpahkan perkara tersebut ke jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Banjar. Ada tiga orang JPU yang menangani perkara ini yaitu Apriady (kasi Pidana Umum), Rakhmat Samudera, dan Irwan Sukmana.

Sesuai Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), pelimpahan (tahap II) perkara disertai dengan penghadiran tersangka, berkas perkara, dan barang bukti. Status tersangka pun berubah menjadi terdakwa.

Baca: Tanpa Pengacara, Pembunuh Levie Prisilia Dalam Mobil di Gambut Tenang Diperiksa Jaksa

Baca: Pembunuh Levie Prisilia Ternyata Punya Ilmu Kebal, Pernah Kena Bacok di Kepala

Prosesi pelimpahan terlaksana lancar karena seluruhnya lengkap. Termasuk, Ebon yang dinilai cukup kooperatif sejak awal penjalani pemeriksaan pada tingkat penyidikan hingga saat pelimpahan perkara.

Selain mengecek barang bukti seperti bantal dan lainnya, JPU juga memeriksa Ebon. Pemeriksaan berlangsung selama sekitar 30 menit sejak pukul 13.00 Wita. Terdapat jeda waktu sekitar satu jam karena menunggu kedatangan Ketua Tim JPU yang sebelumnya masih ada tugas kedinasan di luar Kota Martapura.

"Setelah pelimpahan perkara ini, kami punya waktu selama 20 hari untuk menahan terdakwa sembari kami menyiapkan kelengkapan berkas untuk melimpahkan ke pengadilan," ucap Ketua Tim JPU yang juga Kasi Pidum Kejari Banjar Apriady.

Ia mengatakan akan berupaya secepatnya meneruskan berkas perkara tersebut ke meja hijau agar bisa secepatnya disidangkan. "Mudah-mudahan pada rentang waktu sekitar sepuluh hari mendatang sudah bisa kami serahkan ke pengadilan," tandasnya.

Baca: Pernikahan Impian Syahrini dan Luapan Kecewa Aisyahrani Soal Kedekatan Eks Luna Maya, Reino Barack

Baca: Beda Perlakuan Al Ghazali pada Adiknya dari Anak Mulan Jameela & Maia Estianty Diposting Ahmad Dhani

Seperti telah diwartakan BPost Online, beberapa waktu lalu, Herman alias Ebon ditangkap petugas gabungan dari Resmob Polda Kalsel, Unit Ranmor Polda, Tekap Polres Banjar di kediamannya di Sungai Lulut, Jalan Martapura Lama RT 7, Kecamatan Sungaitabuk, Kabupaten Banjar Sabtu (24/11/2018) malam.

Ia membunuh seorang perempuan bernama Levie Prisilia (35). Jasad Levie ditemukan warga terbujur kaku bersimbah darah di mobil Swift Bitu nopol DA 1879 TN di tepi Jalan A Yani Km 11,8, Gambut, Kabupaten Banjar, Sabtu (24/11/2018) pagi.(banjarmasinpost.co.id/Idda Royani)

Penulis: Idda Royani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved