Penghapusan SKTM

Sudah Tidak Berlaku, di Wilayah ini Masih Ada yang Minta SKTM, Kades Terpaksa Melayani

Pihaknya, kata Malik, terpaksa melayani, meski sudah tahu SKTM tak berlaku lagi.

Sudah Tidak Berlaku, di Wilayah ini Masih Ada yang Minta SKTM, Kades Terpaksa Melayani
BPost Cetak
BPost edisi cetak Selasa (22/1/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Tidak berlakunya SKTM ini belum tersosialisasikan dengan baik.

Buktinya, masih ada masyarakat yang membuat SKTM.

Ini terjadi di Biih, Kabupaten Banjar.

“Masih ada warga yang meminta buat SKTM,” kata Kades Biih, Kabupaten Banjar, Abdul Malik.

Pihaknya, kata Malik, terpaksa melayani, meski sudah tahu SKTM tak berlaku lagi.

"Dalam dua bulan terakhir ini belum ada, kalau di bulan sebelumnya ada. Keperluan SKTM itu untuk daftar sekolah,” ujarnya.

Baca: Daftar Inisial 21 Artis Diduga Terkait Prostitusi Online Artis FT Vanessa Angel Diungkap Polda Jatim

Baca: Ahok dan Bripda Puput Tak Pacaran, Tapi Bakal Menikah Dekat Hari Valentine? Ini Kata Sahabatnya

Baca: Pernikahan Impian Syahrini dan Luapan Kecewa Aisyahrani Soal Kedekatan Eks Luna Maya, Reino Barack

Baca: Tudingan Nia Ramadhani Kebohongan Kriss Hatta Soal Hilda Vitria yang Kini Jadi Pacar Billy Syahputra

“Biasanya masyarakat minta SKTM itu pasti ada yang meminta, baik dari RS atau dari kepsek. Kalau tidak dilayani nanti kami dicemooh. Jadi menunggu saja imbauan dari Bupati atau dinas terkait," tambahnya.

Kades Sungkai, Kabupaten Banjar, Rusnan, mengatakan pihaknya juga masih melayani permintaan SKTM.

"Tapi setelah dibuatkan di desa, dibawa lagi ke kecamatan, hanyar sah," ujarnya.

Penggunaan SKTM untuk PPDB di Banjarbaru masih dilayani, seperti yang dikatakan Kepala SMPN 5 Banjarbaru, Undi Sukarya.

"Masih, dengan catatan yang bersangkutan juga tetap di zonasinya masing-masing," ujarnya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved