Kriminalitas Kabupaten Banjar

Tanpa Pengacara, Herman Pembunuh Levie Prisilia di Mobil di Gambut Tenang Diperiksa Jaksa

Selasa (22/11/2019) siang menjadi babak baru bagi Heman alias Ebon (25), pelaku pembunuh perempuan dalam mobil Swift biru, Levie Prisilia (35).

Tanpa Pengacara, Herman Pembunuh Levie Prisilia di Mobil di Gambut Tenang Diperiksa Jaksa
banjarmasinpost.co.id/idda royani
TANDA TANGAN - Herman alias Ebon menandatangani pernyataan kesediaan tanpa didampingi penasihat hukum pada pelimpahan perkara dari penyidik Polsek Gambut ke jaksa penuntut umum Kejari Banjar, Selasa (22/01/2019) siang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Selasa (22/11/2019) siang menjadi babak baru bagi Heman alias Ebon (25), pelaku pembunuh perempuan dalam mobil Swift biru, Levie Prisilia (35). Sejak itu, statusnya berubah menjadi terdakwa dari semula tersangka. Meja hijau pun kian dekat dengannya.

Ini menyusul pelimpahan penanganan perkaranya dari penyidik Polsek Gambut ke Jaksa Penuntun Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Banjar, Selasa siang tadi. Prosesi tahap II tersebut berlangsung lancar di ruangan Seksi Pidana Umum (Pidum) Kejari setempat.

Selama sekitar empat jam setengah, Ebon berada di Kejari sejak tiba pukul 11.00 Wita. Lelaki bertato di kedua lengannya ini mulai menjalani pemeriksaan oleh Tim JPU yang diketuai Apriady pukul 12.00 Wita. Prosesi pelimpahan perkara sempat terjeda sekitar satu jam lantaran menunggu kedatangan Apriady dari luar Kota Martapura karena ada urusan kedinasan.

Baca: Pengumuman KemenPan-RB! 100 Ribu lowongan CPNS Dibuka Maret 2019, untuk Kalsel?

Baca: Pembunuh Levie Prisilia Ternyata Punya Ilmu Kebal, Pernah Kena Bacok di Kepala

Baca: Beda Pilihan Capres di Persahabatan Mulan Jameela dan Umi Pipik, Ini Kata Istri Ahmad Dhani Ini

Selama berada di ruangan Seksi Pidum, Ebon bersikap tenang meski tanpa didampingi penasihat hukum. Duduk kursi berhadapan dengan tiga orang JPU (Apriadi, Rakhmat Samudera, dan Irwan Sukmana), lelaki bertubuh kecil ramping ini lancar menjawab semua pertanyaan jaksa.

Ia juga tak mempersoalkan meski tanpa didampingi penasihat hukum. Meski begitu, penyidik Polsek Gambut dipimpin Kanit Reskrim Ipda H Ruspandi saat itu juga menghubungi penasihat hukumnya dan langsung diperdengarkan.

Melalui sambungan telepon itu, penasihat hukum Ebon mempersilakan prosesi pelimpahan perkara dilanjutkan. Ebon pun kemudian menandatangani pernyataan yang menyatakan dirinya tidak keberatan tanpa didampingi penasihat hukum pada proses pelimpahan perkara itu.

Semua barang bukti yang dilimpahkan penyidik dicek dan diteliti satu per satu oleh Tim JPU dan dikonfirmasi kepada Ebon. Di antaranya bantal, gunting, dan perlengkapan kleniknya sebagai paranormal. Semuanya lengkap dan dibenarkan Ebon adalah barang-barang miliknya.

Selanjutnya, Tim JPU mempersilakan Ebon membaca secara seksama berkas pelimpahan perkara tersebut. "Baik Pak akan segera saya baca," ucapnya sembari menuju sel tahanan sementara di ruang Seksi Pidum. Ada beberapa tahanan lain di sel kecil itu. "Silakan dibaca seksama dan jangan bikin ribut ya," ucap Apriady.

Baca: Harga Tiket Penerbangan Domestik Masih Mahal, Maida Tunda Keberangkatan ke Jakarta

Baca: Kecelakaan Beruntun di Gunungraja Libatkan Roda Empat Hingga Roda Enam, Ini Diuga Penyebabnya

Baca: Reaksi Ibunda Baim Wong Dengar Curhatan Paula Verhoeven Ungkap Sikap Kasar Sebelum Datangi Rafathar

Kepala Seksi Pidum Kejari Banjar ini mengatakan pascapelimpahan perkara tersebut, status Ebon menjadi terdakwa. Selanjutnya, pihaknya akan menyiapkan kelengkapan berkas untuk keperluan pelimpahan ke pengadilan agar perkara tersebut bisa segera disidangkan di pengadilan.

Sejak tiba di Kejari Banjar, selain didampingi tim penyidik Polsek Gambut, ada dua perempuan yang turut mengiringi. Selama proses pelimpahan perkara berlangsung, perempuan muda dan perempuan setengah baya itu juga tetap berada di sekitar ruang Seksi Pidum.

Halaman
12
Penulis: Idda Royani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved