Ekonomi dan Bisnis

Meski Harga Dinaikkan hingga 110 Persen, Konsumen TIKI Masih Tetap Setia

Seperti halnya jasa pengiriman Titipan Kilat (TIKI), dijelaskan Direktur TIKI Cabang Banjarmasin, Okky Sendy Saputra sudah menaikkan tarif pengiriman

Meski Harga Dinaikkan hingga 110 Persen, Konsumen TIKI Masih Tetap Setia
Tiki Banjarmasin untuk Bpost
Aktivitas pengiriman barang Tiki Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Maskapai penerbangan dalam beberapa bulan terakhir, menyampaikan kebijakan kenaikan tarif Surat Muatan Udara (SMU). Bahkan kenaikan harga SMU ini dalam tiga bulan terakhir hingga tiga kali peningkatan tarif.

Hal ini membuat beberapa ekspedisi sudah mulai lakukan penyesuaian harga sejak Januari 2019.

Seperti halnya jasa pengiriman Titipan Kilat (TIKI), dijelaskan Direktur TIKI Cabang Banjarmasin, Okky Sendy Saputra sudah menaikkan tarif pengiriman. "Karena SMU naik jadi kami lakukan penyesuaian harga sejak 1 Januari 2019," ujarnya.

Ia menilai tarif SMU kenaikannya total sudah menyentuh hingga 110 persen dari tarif sebelumnya. "Walaupun bertahap akan tetapi durasi satu hingga tiga bulan total kenaikan bisa diangka itu," tuturnya.

Baca: Uang Jajan Putra Maia Estianty, Dul Jaelani dari Irwan Mussry Terungkap, Sama dengan Ahmad Dhani?

Baca: Hasil Barito Putera vs PSS Sleman Piala Indonesia, Skor Berubah Jadi 1-2, Gol Cepat Babak Kedua

Kenaikan tarif disebutkannya berkisar mulai 5 persen hingga 10 persen, tergantung destinasi kiriman dan tarif dasar. "Kenaikannya berbeda-beda tapi kurang lebih 10 persen," kata dia.

Meski lakukan kenaikan tarif, namun konsumennya tetap menerima dan setia menggunakan layanan di tempatnya.

"Alhamdulillah sampai saat ini di tempat kami masih normal-normal saja, bahkan cenderung ada peningkatan volume berdasarkan dari tahun sebelumnya di bulan yang sama," lanjutnya.

Hal tersebut dinilainya karena kenaikan yanh diberlakukan masih dalam batas wajar.

"Mungkin ada faktor TIKI dalam menyesuaikan tarif baru, tidak ingin berpatokan dengan kenaikan SMU. Melainkan dari sewajarnya penyesuain seperti tahun-tahun sebelumnya, namun tetap menjadi tantangan tersendiri buat kami. Berkompetisi dan tetap komitmen walaupun ada badai dari lompatan harga bahan pokok industri jasa kami," tandasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Maulana)

Penulis: M Maulana
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved