Bumi Sanggam

Balangan Siap Salurkan Bantuan Pangan Non Tunai 2019

Bantuan pangan non tunai (BNPT) 2019 siap untuk disalurkan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Balangan.

Balangan Siap Salurkan Bantuan Pangan Non Tunai 2019
Dok Humas Pemkab Balangan
Sosialisasi tentang Bantuan Pangan Non Tunai di Kabupaten Balangan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Bantuan pangan non tunai (BNPT) 2019 siap untuk disalurkan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Balangan.

Program BPNT ini diluncurkan sebagai upaya untuk menyalurkan bantuan pangan yang selama ini melalui program Raskin, agar lebih tepat sasaran, tepat jumlah dan tepat waktu.

Selain itu diharapkan juga dapat memberikan keleluasaan penerima manfaat program dalam memilih jenis, kualitas, harga, dan membeli pangan.

Kepala Bidang Pengentasan Fakir Miskin Dinas Sosial Balangan, Hj Mursidah, dalam sosialisasi, Rabu (23/1/2019). menyampaikan,untuk bulan Januari 2019 ada sebanyak 6.033 KPM di Bakangan, dan jumlahnya akan terus direvisi setiap bulannya.

"Penyaluran rastra mulai sekarang ini akan dilakukan melalui kupon elektronik berupa kartu kombo sehingga tepat sasaran dan lebih mudah dipantau," katanya.

Kartu kombo ini nantinya digunakan penerima manfaat untuk membeli beras serta bahan pangan bergizi, sesuai jumlah dan kualitas yang diinginkan.

Sosialisasi tentang Bantuan Pangan Non Tunai di Kabupaten Balangan
Sosialisasi tentang Bantuan Pangan Non Tunai di Kabupaten Balangan (Dok Humas Pemkab Balangan)

"Tujuan program ini adalah untuk meningkatkan ketepatan kelompok sasaran penerima, memberikan gizi yang lebih seimbang, lebih banyak pilihan dan kendali kepada rakyat miskin, dan mendorong usaha eceran rakyat, dan memberikan jasa keuangan kepada rakyat," ujarnya.

Dijelaskannya juga, BNPT ini merupakan jawaban untuk semakin keterbukaan dan ketepatan sasarannya serta pengawasan penggunaan rastra.

"Besaran Bantuan adalah berupa uang sebesar 110.000 Rupiah. Bantuan tersebut tidak bisa diambil tunai karena berbentuk kartu kombo.Dan hanya dapat ditukarkan dengan beras dan atau telur sesuai kebutuhan di E-warung," urainya.

E-warung ini merupakan agen bank, pedagang, dan atau pihak lain yang telah bekerja sama dengan bank penyalur dan ditentukan sebagai tempat penarikan atau pembelian bantuan sosial oleh keluarga penerima manfaat.

"Mereka ini bisa berupa usaha mikro, koperasi, pasar tradisional, warung, toko kelontong, E-warung KUBE, warung desa, Rumah Pangan Kita, Layanan Keuangan Digital yang menjual bahan pangan, atau usaha eceran lainnya," katanya. (*/aol)

Penulis: Dony Usman
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved