Berita Banjarbaru

Caleg Rizali Hadi dan Kepsek di Banjarbaru Dihukum Karena Kampanye Pakai Fasilitas Pemerintah

Caleg Rizali Hadi dan Kepsek di Banjarbaru Dihukum Karena Kampanye Pakai Fasilitas Pemerintah

Caleg Rizali Hadi dan Kepsek di Banjarbaru Dihukum Karena Kampanye Pakai Fasilitas Pemerintah
tribunnews.com
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Akhirnya, dua terdakwa kasus tindak pidana pemilu dinyatakan bersalah oleh majelis hakim yang diketuai Vivi Siregar.

Oleh Majelis Sidang, dua terdakwa divonis hukuman masing-masing tiga bulan penjara dan denda Rp 2 juta di Pengadilan Negeri Banjarbaru, Kamis (24/1) sore.

Sementara kedua terdakwa Caleg Partai Golkar Banjarbaru Rizali Hadi dan Kepala Sekolah SDN 2 Guntung Manggis Nurdin hanya bisa tertunduk lesu.

Keduanya terbukti bersalah karena dengan sengaja berkampanye menggunakan fasilitas pendidikan pemerintah.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Budi Muklis, bahwa perbuatan kedua terdakwa Rizali Hadi dan Nurdin terbukti melanggar Pasal 493 Jo.Pasal 280 Ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum.

Baca: Calon Istri Ahok (BTP), Bripda Puput Mundur sebagai Polwan, Dikabarkan Segera Menikah di Jakarta

Baca: Buka-bukaan Vigit Waluyo Soal Persija Jakarta Juara Liga 1 2018 Settingan Soal Pengaturan Skor

Baca: Rekap Hasil Indonesia Masters 2019, Kamis (24/1) - Marcus/Kevin & 6 Wakil Indonesia ke Perempatfinal

Kendati demikian, kedua terdakwa mengatakan kepada Majelis Hakim masih akan berpikir dan merundingkan keputusan tersebut.

UPU Budi Mukhlis mengatakan yang terpenting tuntutan yang diajukan telah terbukti dan ini menjadi perhatian bagi para caleg untuk tidak melakukan hal yang sama.

“Ada kesempatan untuk pikir-pikir 3 hari kedepan, mau banding atau tidak. Tapi yang jelas keduanya terbukti bersalah dan ini menjadi waning bagi para caleg di luar sana.” ucap Budi Mukhlis.

Awal Mula

Pada hari Akhir Oktober 2018 lalu, Rizali Hadi selaku Calon Tetap Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Banjarbaru menyerahkan kurang lebih 200 (dua ratus) lembar kalender akademik yang memuat foto dan ajakan untuk mencoblos dirinya.

Kalender akademik tersebut dibungkus dalam karung warna putih dan meminta Nurdin selaku Kepala SDN 2 Guntung Manggis untuk membagi kalender di kompleks perumahan sekitar dan di sekolahan.

Baca: Nasib Asisten Ivan Gunawan yang Terjerat Narkoba, Teman Ayu Ting Ting Itu Pastikan Tindakan Ini

Mendengar permohonan tersebut, Nurdin menyanggupinya karena hubungan baik dan telah lama kenal karena Rizali dikenal sebagai Pembina Program Adiwiyata Pendidikan Kota Banjarbaru yang sering melakukan pembinaan mengenai program Adiwiyata di sekolah-sekolah yang ada di Banjarbaru termasuk di SDN 2 Guntung Manggis.

Setelah menerima kalender yang dibungkus dalam karung warna putih tersebut, selanjutnya Nurdin yang sesampainya di sekolahan kemudian menyerahkan kalender tersebut kepada para guru untuk dibagikan kepada para siswa.

Hal ini pun menjadi perhatian orang tua siswa, yang merasa bahwa Kalender tersebut bukan kalender pendidikan semestinya.

Kalender ini lebih mengarah kepada pemilun nanti untuk memilih caleg yang bersangkutan bukan Kalender akademik pendidikan Kota Banjarbaru Tahun 2018/2019. (banjarmasinpost.co.id/ nurholis huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved