Berita Banjarmasin

Emosi, Pemilik Toko Kembar Tak Mau Berhenti Bongkar Bangunan Meski Ada Wali Kota Banjarmasin

Ratusan Satpol PP Kota Banjarmasin membongkar bangunan di Jalan Brigjen Hasan Basri, Banjarmasin, Kalsel, Kamis (24/1/2019).

Emosi, Pemilik Toko Kembar Tak Mau Berhenti Bongkar Bangunan Meski Ada Wali Kota Banjarmasin
banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
Ilhami lakukan negosiasi perpanjangan waktu kepada Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina untuk pembongkaran bangunan miliknya 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Ratusan Satpol PP Kota Banjarmasin membongkar bangunan di Jalan Brigjen Hasan Basri, Banjarmasin, Kalsel, Kamis (24/1/2019).

Diketahui, beberapa bangunan itu beridiri di atas lahan yang dibebaskan oleh Pemko Banjarmasin pada beberapa waktu lalu. Bahkan para pemilik pun telah mendapatkan uang pengganti dari bangunan, lahan dan usaha yang mereka miliki.

Di antara keramaian pemindahan barang prapembongkaran, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina datang untuk meninjau pengerjaan tersebut. Terlebih hari itu merupakan hari terakhir masa tenggang dari SP III yang diberikan Satpol PP Kota Banjarmasin kepada warga yang terdampak.

Namun di lokasi, meski masa tenggang berakhir, sejumlah bangunan masih berdiri. Pembongkaran pun dilakukan oleh pekerja pemilik bangunan di hadapan Ibnu Sina.

Meski sebelumnya personil Satpol PP juga telah memindahkan barang yang ada pada satu bangunan di kawasan itu, yakni Toko Kembar.

Baca: Beda Reaksi Jokowi & Anies Baswedan Ahok Bebas Besok, Jokowi Terserah Ahok, Anies Siap Layani

Baca: Ahok atau Basuki Tjahaja Purnama (BTP) Resmi Bebas, Ini Penjelasan Kepala Rutan Cipinang

Baca: Basuki Tjahaja Purnama (BTP) Alias Ahok Bebas Dari Mako Brimob, Ada Kabar Bripda Puput Nastiti Devi?

Lantas, kedatangan Ibnu Sina tak juga membuat para pekerja berhenti beraktivitas. Hanya Satpol PP saja yang kemudian menghentikan giat pembongkaran.

Sementara itu, keluarga dari pemilik toko, Ilhami mendatangi orang nomor satu di kota seribu sungai itu. Ia mencoba melakukan negosiasi lagi pada masa tenggang pembongkaran.

Padahal ujar Ilhami kepada Ibnu Sina, pihaknya akan menyelesaikan pembongkaran secepatnya. Bahkan diperkirakan hari ini selesai. Ia juga meminta waktu hingga hari Senin lusa untuk membereskan sisa bangunan. Tak sampai disitu, sejumlah keluh kesah diutarakan oleh lelaki tersebut kepada wali kota.

Petugas Satpol PP Kota Banjarmasin bersiap melakukan pembongkaran bangunan terkena proyek Jembatan Alalak.
Petugas Satpol PP Kota Banjarmasin bersiap melakukan pembongkaran bangunan terkena proyek Jembatan Alalak. (banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

Percakapan beberapa menit berlangsung. Aktivitas pekerja juga sempat menjadi perhatian, karena suara pembongkaran semakin terdengar, seolah pekerja yang membongkar sempat emosi. Hingga akhirnya ditegur oleh Ilhami, karena ketika ia berbicara dengan wali kota, aktivitas tersebut menuai teriakan dari petugas.

Ilhami terus mencoba meminta pekerja berhenti. Namun pada sisi lain, Kartasiah, pemilik toko terus mengarahkan pekerjanya untuk membongkar.

"Katanya ingin cepat," teriak perempuan itu, kemudian terus mengarahkan pekerja lelaki yang ada di atas loteng dan terus membongkar bangunan bagian atas.

Beberapa personil Satpol PP juga sempat meneriaki pekerja untuk berhenti. Namun hal itu tidak dihiraukan. Sementara suara Kartasiah terus mengarahkan pekerja untuk membongkar. Lantas, beberapa saat kemudian, Ilhami kembali mendatangi Ibnu Sina dan melanjutkan pembicaraan.

Negosiasi itu juga didengarkan dan dikoordinasikan dengan pihak Satpol PP Kota Banjarmasin, Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional XI Wilayah Banjarmasin, Camat Banjarmasin Utara dan pihak kepolisian.

(Banjarmasinpost.co.id/Isti Rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved