Kriminalitas Banjar

Kronologi Kakak Sabet Adik Pakai Parang di Pengaron, Ini Penjelasan Polisi

Kronologi Kakak Sabet Adik Pakai Parang di Pengaron, Ini Penjelasan Polisi

Kronologi Kakak Sabet Adik Pakai Parang di Pengaron, Ini Penjelasan Polisi
Dok Polsek Pengaron untuk BPost Group
Barni, adik pelaku menunjukan luka ke petuga Polsek Pengaron. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Hanya gara-gara terjadi selisih soal jumlah panen buah langsat, seorang kakak tega melukai adiknya dengan cara menyabet menggunakan parang, hingga mengenai pinggang sebelah kiri adiknya.

Atas kejadian itu korban melaporkan ke Polsek Pengaron dan pelaku bernama Sarwani alias Anang (35) berhasil ditangkap, Rabu (23/1) sekitar pukul 23.30 wita.

Kapolsek Pengaron, Iptu Suroto melalui Kanit Reskrim, Aipda Ibnu Ismanto mengatakan mengatakan, permasalahannya sepele yakni tersangka marah karena merasa dibohongi oleh adiknya tersebut yang bernama Barni (30).

Sarwani berkeyakinan buah langsat yang panen jumlahnya 100 kilogram, tetapi menurut korban hanya 20 kilogram.

Baca: Reaksi Tak Terduga Hotman Paris Saat Ahok (BTP) Diusulkan Jadi Host Sepertinya di Hotman Paris Show

“Tersangka menimpas adiknya menggunakan parang yang dibawa, kearah pinggang sebelah kiri. Beruntung korban hanya mengalamk luka sedikit akibat sabetan parang,” katanya, Kamis (24/1).

Ibnu Ismanto juga mengatakan, perkelahian kakak beradik itu disaksikan oleh orangtuanya dan dipisah oleh beberapa warga yang ada disekitar tempat kejadian yakni kebun langsat.

Selanjutnya korban melapor ke polsek dan dilakukan pengobatan di puskesmas Pengaron.

Baca: Rp 3 Miliar Kas Daerah Dibawa Yantenglie Foya-foya, Mantan Bupati Katingan Korupsi Rp 100 M

“Perkelahiannya terjadi Rabu siang sekitar pukul 13.00 wita, saat panen di kebun. Tersangka kami tangkap di rumahnya, sepulang dari kebun dan tidak ada perlawanan,” tambahnya.

(banjarmasinpost.co.id/Hasby Suhaily)

Penulis: Hasby
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved