Berita Tanahlaut

Kronologi Kebakaran di Desa Beramban Pelaihari, Love Bird Milik Yusuf Pun Jadi Korban

Yusuf Hairuji hanya bisa pasrah melihat kondisi rumahnya yang sudah ludes terbakar. Warga Desa Beramban gang Said RT 21 RW 07 Kelurahan Pelaihari ini

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Yusuf Hairuji hanya bisa pasrah melihat kondisi rumahnya yang sudah ludes terbakar. Warga Deda Beramban gang Said RT 21 RW 07 Kelurahan Pelaihari ini sekitar pukul 8 pagi rumahnya diamuk si jago merah.

Tak ada satupun barang yang bisa ia selamatkan. Bahkan guru SMP 7 Pelaihari ini terpaksa datang terlambat untuk membahu memadamkan api.

"Jam 8 itu sudah berangkat kerja, tinggal aban dan mertua di rumah," ujarnya, Kamis (24/01/2019).

Ia mengatakan juga tahu rumahnya terbakar dari salah satu guru yang memberitahukannya. Seketika ia langsung pulang ke rumah. Namun api yang merayap di rumah Hairuji dalam hitungan menit langsung membakar seluruh bangunan. Pasalnya rumah Hairuji yang semua terbuat dari kayu.

Baca: Jelang Imlek 2019 - Ramalan Shio Harimau di Tahun Babi Tanah pada Tahun Baru China 2569

Hairuji yang juga senang mengoleksi burung kontes pun juga kehilangan koleksi burung-burungnya.

"Banyak ada love bird dan lain-lain masih di kandang tidak bisa diselamatkan," ujarnya kepada Banjarmasinpost.co.id.

Selain itu sebutnya simpanan padi miliknya juga hangus semua menjadi bara api.

Sebelumnya sejak pagi warga Desa Beramban geger lantaran sebuah rumah mengeluarkan asap mengepul. Warga pun bahu membahu menyelamatkan penghuni rumah.

Baca: Dinas PUPR Akan Buat 4 Jembatan untuk Akses Jalan Tol Banjarbaru - Batulicin

Api yang dengan cepat menjalar membuat warga tak bisa menyelamatkan harta benda milik Hairuji. Bahkan dengan api yang cepat menjalar membuat api sulit dipadamkan. Warga juga turut mengamankan rumah yang bersebelahan dengan rumah Hairuji agar tak turut terbakar.

Hingga akhir dua unit mobil Damkar Satpol-PP dan Damkar Tanahlaut datang dan berusaha memadamkan api. Meski begitu tak ada yang tersisa dari rumah Hairuji.

"Sementara tinggal di rumah orangtua dulu dekat sini," ujarnya.

(banjarmasinpost.co.id/ milna sari)

Penulis: Milna Sari
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved