Kriminalitas Banjarbaru

Kronologi Penangkapan Oknum Sipir dan Napi Terkait Narkoba Versi Kalapas Banjarbaru

Kronologi Penangkapan Oknum Sipir dan Napi Terkait Narkoba Versi Kalapas Banjarbaru

Kronologi Penangkapan Oknum Sipir dan Napi Terkait Narkoba Versi Kalapas Banjarbaru
banjarmasin post group/ nia kurniawan
Suasana mendung di Lapas Banjarbaru. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Diamankannya oknum petugas, Dely praktis membuat jumlah petugas di Lapas Banjarbaru jadi kekurangan.

Dia bertindak sebagai perawat di Lapas Banjarbaru yang dihuni sekitar 1.600-an warga binaan itu.

Kamis (24/1/2019), saat wartawan ini mendatangi Lapas Banjarbaru, Kalapas Banjarbaru Abdul Aziz tidak menampik jika salahsatu petugas Lapas Banjarbaru diamankan petugas Subdit 1 Ditnarkoba Polda Kalsel.

Dia juga membenarkan jika seorang warga binaan Lapas Banjarbaru bernama Hendy juga turut diamankan polisi karena ada keterkaitan dari jaringan sabu yang diungkap Subdit 1 Ditnarkoba.

Baca: Perasaan Dul Jaelani, Putra Maia Estianty dan Ahmad Dhani pada Aaliyah Massaid Terungkap

Baca: Daftar Juara Kontes Durian se-Kalsel, Si Tapai dan si Pengatin Durian Ternyata dari Kota Banjarbaru

Baca: Hasil Indonesia Masters 2019 - Marcus/Kevin ke Perempatfinal Setelah Menangi Perang Saudara

Namun Abdul Aziz menampik jika oknum sipir dan warga binaan itu disebut merupakan bandar narkoba, pun dia menampik jika saat penangkapan ditemukan barang bukti berupa sabu di lapas.

Ditegaskannya oknum sipir yang sehari-hari sebagai perawat di lapas itu dijemput polisi di rumahnya.

Dan Hendy warga binaan dijemput dari Lapas Banjarbaru, sesaat setelah petugas melakukan penggeledahan di sel Hendy ditemukan hanya satu buah handphone. Nah, dari handphone itulah ternyata ada percakapan dengan Dely.

"Untuk warga binaan itu (Hendy) benar penghuni Lapas Banjarbaru, yang jelas tidak ada barang narkoba temuan di lapas. Kami juga masih koordinasi dengan pihak Polda, yang jelas masih menunggu jelas hasil penyelidikan kepolisian," kata Abdul Aziz.

Abdul mengatakan, jika Dely di bagian perawat di Lapas Banjarbaru.

"Dia dijemput di rumahnya untuk dimintai keterangan, karena ada komunikasi dengan warga binaan itu (Hendy). Ya masih menunggu alur yang lebih jelas lagi kepolisian. Kini tentu berkurang petugas, perawat jadi tinggal satu saja dari sebelumnya dua," katanya.

Halaman
12
Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved