Kriminalitas Hulu Sungai Utara

Petugas Gabungan Razia Biliar dan Warung Remang-remang di HSU, Ini yang Ditemukan

Petugas Gabungan Razia Biliar dan Warung Remang-remang di HSU, Ini yang Ditemukan

Petugas Gabungan Razia Biliar dan Warung Remang-remang di HSU, Ini yang Ditemukan
Dok Polres HSU untuk BPost Group
Razia gabungan dilakukan di beberapa lokasi di HSU, dengan menyasar kawasan minim penerangan, warung remang-remang dan arena biliar. Operasi cipta kondisi ini dilaksanakan mulai, Rabu (23/1/2019) malam sekitar pukul 21.00 hingga Kamis (24/1/2019) tengah malam sekitar pukul 01.00 wita. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Razia gabungan dilakukan di beberapa lokasi di HSU, dengan menyasar kawasan minim penerangan, warung remang-remang dan arena biliar.

Operasi cipta kondisi ini dilaksanakan mulai, Rabu (23/1/2019) malam sekitar pukul 21.00 hingga Kamis (24/1/2019) tengah malam sekitar pukul 01. 00 wita.

Dengan melibatkan personil dari satpol PP, Polres HSU, Kodim 1001 Amuntai dan Dishub HSU, operasi ditujukan untuk
menertibkan penyakit sosial masyarakat.

Plt Kepala Satpol PP HSU, Sugeng Riyadi, yang dihubungi va telepon, Kamis (24/1/2019), membenarkan pihaknya ada melakukan operasi cipta kondisi gabungan.

Baca: Pengakuan Vigit Waluyo ke Krishna Murti Soal Pengaturan Skor Liga Indonesia, Setor ke Wasit?

Baca: Beberkan Calon Bayi, Aura Kasih Curhat Rasakan Sebagai Ibu Hamil Usai Nikahi Eryck Amaral

Baca: Mucikari Vanessa Angel Koleksi 1.000 Video Mesum Artis di Handpone, Terkait Prostitusi Online Artis?

"Kegiatan ini dalam rangka cipta kondisi berupaya agar ketentraman dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Hulu Sungai Utara agar tetap terjaga," katanya.

Operasi sendiri dilakukan dengan menyasar beberapa lokasi mulai dari taman Putri Junjung Buih, dua tempat biliar dan warung-warung yang tersebar di beberapa desa.

"Selain itu kita memantau kondisi di obyek vital seperti kantor KPU, Bawaslu, gudang KPU dan kemudian juga ada ke pasar rakyat," katanya.

Dalam kegiatan ini, imbuhnya, selain memberikan imbauan pihaknya juga melakukan pemeriksaan identitas diri warga yang ditemui di lokasi.

Masih menurut Sugeng, khusus untuk warung remang-remang pihaknya sudah ada melaksanakan rapat koordinasi dengan berbagai pihak untuk menyikapi keberadaan warung remang-remang.

Pihaknya juga sudah ada memberikan surat peringatan dan imbauan bagi semua warung remang-remang yang terdata agar tidak beroperasi hinggadi atas pukul 22.00 wita.

Kemudian juga dilarang menggunakan pengeras suara berlebihan, bagi pelayang warung dilarang menggunakan pakaian minim serta dilarang menjual obat obatan dan minuman keras.

Baca: Kronologi Kakak Sabet Adik Pakai Parang di Pengaron, Ini Penjelasan Polisi

Baca: Hasil Indonesia Masters 2019 - Tontowi/Liliyana Melaju ke Perempatfinal Usai Perang Saudara

"Bagi pemilik warung yang masih melanggar maka kami dari pemerintah daerah akan melakukan penutupan sepihak," tegas Sugeng.

Terpisah, Kasat Sabhara Polres HSU, Iptu Sutoyo, menyampaikan, kegiatan ini dilakukan agar terciptanya situasi keamanan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif.

Sekain itu juga dalam rangka menciptakan situasi yang aman kondusif terutama dengan sasaran di objek tertentu, seperti Kantor Bawaslu HSU , Kantor KPU HSU dan Gudang Logistik KPU HSU.

Sementara itu dari informasi yang didapat banjarmasinpost.co.id, dalam operasi ini terjaring 4 orang yang diduga melakukan tindak pidana ringan, seperti membawa identitas diri dan 4 sepeda motor. (banjarmasinpost.co.id/dony usman)

Penulis: Dony Usman
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved