Berita Kalteng

Rp 3 Miliar Kas Daerah Dibawa Yantenglie Foya-foya, Mantan Bupati Katingan Diduga Korupsi Rp 100 M

Yantenglie, sebelumnya juga beperkara dengan kasus perselihkuhanya dengan Farida Yeni seorang ASN di RS Mas Amsyar Kasongan Kabupaten Katingan

Rp 3 Miliar Kas Daerah Dibawa Yantenglie Foya-foya, Mantan Bupati Katingan Diduga Korupsi Rp 100 M
tribunkalteng.com/faturahman
Ahmad Yantenglie, saat di Mapolda Kalteng, untuk ekspos kasus korupsi yang dilakukannya, semasa menjadi Bupati Katingan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalteng hingga, Kamis (24/1/2019) masih melakukan proses hukum terkait dugaan hilangnya dana kas daerah Pemkab Katingan Rp100 miliar yang diduga dikorupsi oleh Mantan Bupati Katingan, Yantenglie.

Yantenglie, sebelumnya juga beperkara dengan kasus perselihkuhanya dengan Farida Yeni seorang ASN di RS Mas Amsyar Kasongan Kabupaten Katingan, saat kasusnya diblow up membuatnya diberhentikan sebagai Bupati Katingan atas keputusan Mendagri.

Yantenglie kemudian, kembali diperkarakan soal raibnya dana Kas Daerah Kabupaten Katingan hingga mencapai seratus miliar rupiah yang diduga dikorupsi oleh Yantenglie selama dia menjadi menjadi Bupati Katingan, sebelum di berhentikan.

Kasus tersebut terus berproses hukum di Mapolda Kalteng hingga saat ini, Yantenglie sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan. Selain Yantenglie, bendaharawan Setdakab Katingan bernama Teklie, juga dilakukan penahanan sejak, Kamis (24/1/2019).

Baca: Diduga Gelapkan Uang Kas Daerah Mantan Bupati Katingan Achmad Yantenglie Ditahan

Baca: Hasil Indonesia Masters 2019 Kamis (24/1), Anthony Sinisuka Ginting Melaju ke Perempatfinal!

Baca: Daftar 9 Varietas Durian Unggul di Kabupaten Banjar yang Bakal Dipatenkan, Cek Jenisnya

Selain itu, seorang pejabat Kepala BPN Pondok Pinang, juga bakal ditahan karena diduga berkonspirasi dengan Yantenglie untuk melakukan korupsi kas daerah tersebut."Kami masih proses terus kasus ini, dab memang akan ada lagi yang akan ditetapkan sebagai tersangka," ujar Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kalteng, Kombes Pol Adex Yudisman.

Lebih jauh, Adex saat ekspos kasus didampingi Kompol Devy Firmansyah, Plt Kasubdit Tipiter Ditreskrimsus Polda Kalteng, menyebut, kerugian tindak pidana korupsi yang dilakukan Ahmad Yanteglie mencapai 100 miliar, dana yang dikembalikan Rp65 miliar.

Ahmad Yantenglie, saat di bawa ke Mapolda Kalteng, untuk ekspos kasus korupsi yang dilakukannya, semasa menjadi Bupati Katingan.
Ahmad Yantenglie, saat di bawa ke Mapolda Kalteng, untuk ekspos kasus korupsi yang dilakukannya, semasa menjadi Bupati Katingan. (tribunkalteng.com/faturahman)

Dana berbentuk aset mencapai Rp32 miliar semua disita, antara lain, kebun kelapa sawit 200 ha dari luas tanah keseluruhan 3000 ha, rumah walet dengan Ruko, perumahan BTN di Jalan Tjilik Riwut dan aset lainnya, sedangkan
sisanya Rp3 milar tak bisa dipertaggung jawabkan karena dibawa foya-foya.

"Kasus ini dalam waktu dekat akan kami limpahkan ke kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah untuk pemberkasan penuntutan pengadilan tindak pidana korupsi sedangkan saksi yang diperiksa dalam kasus ini mencapai 30 orang," ujar Adex. banjarmasinpost.co.id / faturahman

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved