Menguak Kehebatan Tukang Urut Banua

Tak Hanya Soal Tulang Patah, Kena Santet Juga Urusan Selamat, Lumpuh Total Disantet Mendadak Sembuh

Tidak hanya persoalan persendian dan tulang ringan, rupanya pengobatan alternatif yang Selamet jalankan juga pernah menangani korban santet

Tak Hanya Soal Tulang Patah, Kena Santet Juga Urusan Selamat, Lumpuh Total Disantet Mendadak Sembuh
banjarmasinpost.co.id/abdul ghanie
Selamet, warga Jalan Padat Karya Blok Batu Virus RT 53 nomor 87 Kelurahan Sungai Andai saat tangani pasiennya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Tidak hanya persoalan persendian dan tulang ringan, rupanya pengobatan alternatif yang Selamet jalankan juga pernah menangani korban teluh atau santet.

Kepada Banjarmasinpost.co.id, warga Jalan Padat Karya Blok Batu Virus RT 53 nomor 87 Kelurahan Sungai Andai Kecamatan Banjarmasin Utara Kalsel itu mengaku kejadian tersebut ia temui pada Februari 2018 lalu.

Hanya saja berbeda dengan pasien biasanya, saat itu ia tidak mengobati penderita di rumahnya, melainkan Selamet harus terbang ke pulau seberang, Jogjakarta.

" Karena sang pasien saat itu mengalami kelumpuhan dan kebutaan total, diduga akibat kena teluh tadi. Makanya saya yang ke sana," kata Selamet.

Baca: Di Tangan Selamet, Korban Kecelakaan yang Tak Bisa Jalan Akhirnya Bisa Lakukan Ini

Baca: Kecurigaan Asera Terbukti Anggota DPRD Kalteng Diciduk KPK, Minta Diperiksa Meski Pakai Sandal Jepit

Baca: Terungkap di Mata Nazwa, Pengunduran Diri Edy Rahmayadi Janggal, Ada Kudeta Tak Berdarah

Ia pun berangkat. Menaiki sebuah pesawat yang biaya keberangkatan pulang pergi ditanggung keluarga pasien, Selamet juga tidak mematok tarif atas pengobatan tersebut.

" Enggak ada. Karena niat saya waktu itu murni Lillahi Ta'ala," pungkasnya.

Hingga setiba di Jogjakarta, ia pun langsung melancarkan pengobatannya. Selamet yang sudah meyakini pasiennya sakit akibat terkena teluh juga menggelar ritual.

" Jadi, awalnya dia saya suruh mandi dulu. Kemudian saya bersihkan tubuhnya dari kotoran (sihir). Setelah itu saya pijat. Baru saya halat (lindungi) menggunakan susuk intan. Tujuannya agar teluh itu tidak balik lagi," ceritanya.

Ajaibnya, hanya beberapa jam Selamet melakukan pengobatan, sang pasien yang semula hanya terbaring lemas di tempat tidurnya justru sudah bisa berjalan normal.

Penglihatannya juga mengalami perbaikan, meskipun bola mata pasien mengalami kejulingan.

" Awalnya buta total. Tapi setelah saya obati, Alhamdulillah kembali melihat normal. Hanya saja matanya juling, karena sudah terkontaminasi dengan pengobatan lain," kata Selamet.

Lebih lanjut, pria berusia 47 tahun tersebut kembali mengaku apa yang dilakukannya saat itu murni hanya ingin membantu sang pasien.

Apalagi pasien yang sudah lama mendambakan kesembuhan dengan berobat ke berbagai tempat, justru mengalami kemelorotan harta benda.

" Kasian ya pasti, karena dari berobat ke orang pintar itulah sedikit demi sedikit hartanya pun habis. Mestinya bila bener ingin menolang, tabib atau pun orang pintar tidak mengutamakan tarif," tutupnya. (banjarmasinpost.co.id /Ahmad Rizki Abdul Gani)

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved