Liga Indonesia

Blak-blakan Joko Driyono Soal Pencabutan Gelar Persija Jakarta dan PSS Sleman, Juara Liga 1 & 2 2018

Blak-blakan Joko Driyono soal persepakbolaan Indonesia, termasuk soal pencabutan gelar Persija Jakarta dan PSS Sleman sebagai juara Liga 1 2018

Blak-blakan Joko Driyono Soal Pencabutan Gelar Persija Jakarta dan PSS Sleman, Juara Liga 1 & 2 2018
Tribunnews.com/Feri Setiawan
Plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Blak-blakan dilakukan Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono soal persepakbolaan Indonesia, termasuk soal pencabutan gelar Persija Jakarta dan PSS Sleman sebagai juara Liga 1 2018 dan Liga 2 2018.

Joko Driyono menjadi Plt Ketua Umum PSSI hingga 2020. Jokdri, sapaan akrabnya, berada di pucuk pimpinan lantarann Edy Rahmayadi menyatakan mundur dalam Kongres Tahunan PSSI 2019 yang diselenggarakan di Nusa Dua, Bali, Minggu (20/1/2019).

Nah, ada wawancara eksklusif Joko Driyono dari Kompas.com yang juga menyinggung soal pencabutan gelar Persija Jakarta dan PSS Sleman sebagai juara Liga 1 2018 dan Liga 2 2018.

Naiknya Jokdri berdasarkan Statuta PSSI pasal 34 ayat 7,"Dalam hal sebuah posisi atau kurang dari 50 persen (lima puluh persen) posisi Komite Eksekutif (Exco) lowong, Komite Eksekutif akan mengisi posisi tersebut sampai Kongres Biasa selanjutnya, yang mana pengganti akan bertahan untuk sisa jangka waktu jabatan."

Baca: Maia Estianty Ulang Tahun, Irwan Mussry Lakukan Ini untuk Ibunda Al El dan Dul

Baca: Akankah Luna Maya Balikan dengan Ariel NOAH, Mbak You Ungkap Sosok Wanita Lain, Pevita Pearce?

Baca: Blak-blakan Hotman Paris Awal Kisah Asmara dengan Meriam Bellina Kepada Raffi Ahmad, Sebut Taruhan

Baca: Pengacara Kriss Hatta, Indra Tarigan Polisikan Billy Syahputra, Ini Ancaman Hukuman Kekasih Hilda

Baca: Live Streaming & Jadwal Kompas TV Final Indonesia Masters 2019, Marcus/Kevin Vs Hendra/Ahsan

Baca: Jadwal Live Streaming RCTI Persiwa Wamena vs Persib Bandung Piala Indonesia Minggu (27/1)

Setelah terpilih, Jokdri diharapkan para pemilik suara agar bisa merampungkan menyelesaikan kepengurusan hingga 2020. Jokdri memang sosok berpengalaman di sepak bola nasional. Pria asal Ngawi ini sudah menjadi bagian dari PSSI sejak 1991, di era kepengurusan Azwar Anas.

Nah sebagai orang yang berpengalaman, apa yang akan dilakukan Jokdri di era kepengurusannya? Jokdri pun menjawab hal tersebut melalui wawancara eksklusif bersama wartawan Kompas.com, Ferril Dennys, di Kantor PSSI, Jumat (25/1/2019).

1. Selamat Anda menjadi PLT Ketum PSSI. Ini kali kedua Anda menjabat PLT Ketum PSSI. Apa Anda tak terbebani dengan jabatan itu?

Ini menjadi pemain cadangan dalam sebuah pertandingan. Tidak berada di line-up, tapi saya harus masuk lapangan untuk menjalankan amanah konstitusi. Ya, saya jalankan. Memang tidak mudah. Tapi setelah masuk ke lapangan, tidak ada alasan, saya harus ikut berdiskusi dengan yang ada di bench pemain, di tribune penonton, dan penonton yang ada di layar kaca. Pekerjaan saya sekarang harus bagaimana mencetak gol.

Baca: Reaksi Ibu Ahok (BTP) Saat Kenalkan Bripda Puput Nastiti Devi Sebagai Pengganti Veronica Tan

Baca: Pembelaan Vigit Waluyo Usai Reaksi Persija Jakarta & Joko Driyono Soal Settingan Juara Liga 1 2018

Baca: Hasil Badminton Indonesia Masters 2019 : Marcus/Kevin Ditunggu Ahsan/Hendra di Final!

2. Golnya itu apa dalam waktu dekat ini?

Kongres kemarin telah memutuskan yang berkaitan dengan timnas, liga profesional, pengembangan sepak bola, industri, dan keorganisasian. Tapi orang selalu mudah untuk mencatat tentang pencapaian timnas.

Halaman
1234
Editor: Murhan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved