Kriminalitas Kalteng

Diduga Korupsi Rp 100 M, Berkas Mantan Bupati Katingan Yantenglie Diserahkan ke Kejaksaan Senin Ini

Mantan Bupati Katingan, H Ahmad Yantenglie, hingga, Jumat (25/1/2019) masih menjalani penahanan untuk proses hukum yang dilakukannya

Diduga Korupsi Rp 100 M, Berkas Mantan Bupati Katingan Yantenglie Diserahkan ke Kejaksaan Senin Ini
Banjarmasinpost.co.id/faturahman
Mantan Bupati Katingan, H Ahmad Yantenglie, saat di Mapolda Kalteng. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Mantan Bupati Katingan, H Ahmad Yantenglie, hingga, Jumat (25/1/2019) masih menjalani penahanan untuk proses hukum yang dilakukannya yakni melakukan tindak pidana korupsi uang kas daerah hingga Rp100 miliar, saat dia menjabat sebagai bupati.

Yantengli, diduga melakukan beberapa kecerobohan melanggar hukum untuk menggelapkan uang negara tersebut diantaranya, tidak melakukan perencanaan kas yang memadai dalam menyusum nota pertimbangan atas penempatan dana APBD sebesar Rp100 miliar ke BTN Kantor Kas Pondok Pinang.

Selain itu, Yantenglie, mengabaikan persyaratan yang diatur yang diatur dalam Perbup Katingan Nomor 20 tahun 2014 tentang penempatan uang pemerintah daerah pada Bank Umum.

Baca: Ariel Noah Terciduk Jalan Bareng Pevita Pearce, Bagaimana Luna Maya, Sudah Tahu?

Baca: Reaksi Ashanty dan Aurel Hermansyah Dengar Kabar Duka Dari Pengasuh Arsya, Uteng

Baca: Karena Sangat Aneh, Warga Kapuas Ini Tak Berani Memakan Cempedak Ditumbuni Pisang Ini

Yantenglie juga melakukan tindakan melanggar hukum,dengan membuka rekening bank yang tidak sesuai dengan tujuan awal pemkab katingan untuk rekening deposito.

Selain itu juga dia melakukan penarikan dan pemindahan pembukuan kasda pemkab katingan yang dimaksudkan sebagai bunga seposito atas perintah Yantenglie.

Melakukan penarikan dan pemindahanpembukuan dana APBD Katingan sebesar Rp 5 M kepada Eddy J Wibowo atas perintah Yantenglie untuk pembayaran jasa penagihan dana APBD Katingan yang hilang tanpa melalui mekanisme APBD.

Direktur Kriminal Khusus Polda Kalteng, Kombes Pol Adex Yudisman, mengatakan, berkas perkara Yantenglie, sudah selesai dan rencannya Senin (28/1/2019) akan dilimpahkan ke kejaksaan untuk pemberkasan penuntutan.

" Berkas Yantenglie sudah selesai, kami masih melakukan penyidikan terhadap tersangka Teguh Handoko Mantan Kepala KAS Pondok Pinang Jakarta Selatan.Kami juga menyita uang tunai Rp949.520.700 dari hasil korupsi tersebut." ujarnya.
(banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved