Bumi Murakata

Mantuala HST Jawara Kontes Durian, ini Kelebihannya

Buah durian Mantuala milik Andi Asi Munif asal Desa Batu Hayam,Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) terpilih sebagai juara pertama

Mantuala HST Jawara Kontes Durian, ini Kelebihannya
Humas Pemkab HST
Kepala Dinas Pertanian HST saat menerima tropy dari Gubernur Kalsel, dimana tiga peserta kontes durian HST meraih juara 

BANUARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Buah durian Mantuala milik Andi Asi Munif asal Desa Batu Hayam,Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) terpilih sebagai juara pertama kontes Durian dan Buah Eksotik tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Kiram Park Kabupaten Banjar (24/01/2019).

Terpilihnya varian durian Mantuala Batu Hayam dengan induk pohon berumur 60 tahun untuk katagori buah durian lainnya ini berkat keunggulan cita rasa yang manis dan harum serta tekstur istimewa yang dimilikinya.

"Warna kulit mudanya hijau, warna isi buah orange dengan daging buah tebal. Rasanya lebih enak dibanding pampakin, " ujar kepala Dinas Pertanian HST H Zainuddin yang berkesempatan menerima hadiah dan penghargaan langsung dari Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor.

Selain itu dalam kontes durian yang cukup meriah tersebut HST berhasil pula meraih juara favorit 3 untuk jenis durian murni atas nama pemilik Ardi warga Desa Sei Rangas Kecamatan Labuan Amas Selatan dan juara 2 Mantuala Layuh atas nama Yunus kategori durian lainnya.

Kepala Dinas yang akrab disapa dengan Pak Zai ini menambahkan, HST melalui Dinas Pertanian mengirimkan lima peserta dalam kontes tersebut.

Tiga di antaranya berhasil meraih juara.

Selain itu, Zainuddin menyatakan durian dan pampakin jenis mantuala lokal yang dinyatakan sebagai juara tersebut akan dilestarikan dengan pengembangan bibitnya.

"Kita akan menjadikan pohon Mantuala Batu Hayam milik Adi Munif sebagai pohon induk untuk memperbanyak bibit durian unggul, agar dapat dikembangkan di HST ".

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor sangat mengapresiasi kontes buah durian.

Dia mengharapkan ajang tersebut menjadi motivasi lebih melestarikan dan mencari buah lokal yang terbaik di Kalimantan Selatan.

"Jagalah buah durian sebagai sumber daya alam terbarukan sehingga dapat diwariskan kepada anak cucu. Sedangkan sumber daya alam yang tidak terbarukan seperti batu bara lambat laun akan habis " tegasnya.

Sahbirin menyatakan berkomitmen untuk membudidayakan penanaman buah buahan seperti buah durian untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. (*/aol)

Penulis: Hanani
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved