Berita Banjarmasin

Presidium JaDi Sayangkan Pergantian Ketua KPU Provinsi Kalsel Jelang Pemilu 2019

Beberapa waktu lalu, Posisi Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengalami perubahan.

Presidium JaDi Sayangkan Pergantian Ketua KPU Provinsi Kalsel Jelang Pemilu 2019
capture/banjarmasin post news video
Edy Ardiansyah tak lagi menjadi Ketua KPU Kalsel 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Beberapa waktu lalu, Posisi Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengalami perubahan.

Ketua sebelumnya Edy Ariansyah di gantikan oleh Sarmuji setelah diputuskan melalui Rapat Pleno KPU Provinsi Kalsel pada Rabu (23/1/2019).

Presidium Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDi) Kalsel yang juga mantan Ketua KPU Provinsi Kalsel, Samahuddin mengakui sayangkan adanya pergeseran Ketua KPU Provinsi Kalsel.

"Dengan format kolektif kolegial di KPU, itu hal yang biasa cuma ya sangat disayangkan," kata Samahuddin.

Baca: Reaksi Ibu Ahok (BTP) Saat Kenalkan Bripda Puput Nastiti Devi Sebagai Pengganti Veronica Tan

Baca: Oknum Guru di Barabai Setubuhi Muridnya di Mobil, Begini Kronologinya Versi Polisi

Baca: Balasan Aura Kasih Pada Netizen Yang Berkomentar Jahat Pada Calon Buah Hatinya dengan Eryck Amaral

Baca: Sikap Evan Dimas Usai Barito Putera Kalah dari PSS Sleman di 32 Besar Piala Indonesia

Apalagi menurutnya hal tersebut terjadi di momen menjelang Pemilu pada Bulan April 2019 yang sudah tidak jauh lagi.

"Cuma mau tidak mau juga karena yang mengetahui persis persoalan internal itu ya memang mereka para Komisioner itu sendiri," tambah Samahuddin.

Namun Ia optimis pergantian tersebut tidak akan terlalu mengganggu tahapan persiapan dan penyelenggaraan Pemilu, karena setiap divisi sudah mengetahui tugas dan fungsi pokok masing-masing secara jelas.

Ketua KPU Kalsel,  Edy Ariansyah
Ketua KPU Kalsel, Edy Ariansyah (banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

Karena itu menurutnya kedepan, Ketua KPU Provinsi Kalsel perlu meningkatkan kohesi sosial yaitu bagaimana membangun keterpaduan antar sesama Komisioner maupun Sekretariat di KPU.

Baca: Panggilan Sayang Ahok BTP dan Bripda Puput Terungkap Jelang Pernikahan, Mirip Veronica Tan?

"Harus mampu mengelola persoalan dan hubungan sesama Komisioner. Karena di KPU dengan konsep kolektif kolegial dan keputusan tertinggi di KPU, di rapat pleno bisa saja mengajukan argumen apa saja melihat kebutuhan organisasi," kata Samahuddin.

Menciptakan suasana harmonis di semua aspek memang menurut Samahuddin menjadi tugas seorang Ketua.

(banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved