Kriminalitas Tanahbumbu

UPDATE Penculikan Pelajar SD di Tanahbumbu, Pelaku Masih Tetangga Korban, Ratusan Warga Cari Pelaku

Pemburuan pelaku penculikan VN (21), seorang bocah sekolah dasar (SD) oleh aparat kepolisian dibantu ratusan orang warga Desa Satui Timur

UPDATE Penculikan Pelajar SD di Tanahbumbu, Pelaku Masih Tetangga Korban, Ratusan Warga Cari Pelaku
banjarmasinpost.co.id/shutterstock
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Pemburuan pelaku penculikan VN (21), seorang bocah sekolah dasar (SD) oleh aparat kepolisian dibantu ratusan orang warga Desa Satui Timur, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanahbumbu terus berlangsung.

Hingga memasuki hari keempat perburuan, belum ada tanda-tanda pelaku akan tertangkap. Meski aparat kepolisian telah mengantongi identitas pelaku.

Diperoleh informasi dari aparatur desa Satui Timur, Anadi kepada banjarmasinpost.co.id mengungkapkan, identitas pelaku sudah dikantongi kepolisian diketahui adalah warga desa setempat.

"Kalau KTP-nya pelaku masih tercantum warga Tanahlaut. Dan, pelaku pernah kerja di sana," kata Anadi dihubungi melalui telepon genggamnya, Jumat (25/1/2019).

Baca: Terungkap, Sindikat Prostitusi Online Incar Vanessa Angel & Artis Tak Populer Terlilit Utang Lainnya

Baca: Erick Thohir Bukan Lagi Pemilik Inter Milan, Seluruh Sahamnya Dijual ke Hong Kong

Baca: Pengantin Pria Ini Nekat Tinggalkan Pelaminan Hanya untuk Tanding Sepak Bola, Ini Kisah Konyolnya

Meski demikian diakui Anadi, pelaku masih berstatus warga Tanahlaut--berdasar KTP--Namun, diakui ia (pelaku) sudah tergolong warga desa Satui Timur.

"Ya bisa dikatakan warga di sini (Satui Timur)," tambah Anadi kepada banjarmasinpost.co.id.

Selain tinggal lama di Satui Timur, masih menurut Anadi, pelaku juga memiliki orangtua dan sudah puluhan tahun berdomisili di desa Satui Timur .

"Orangtua pelaku sudah lama di tinggal di sini (Satui Timur)," ucapnya.

Maka dari itu, Anadi sempat menyayangkan penculikan yang dilakukan pelaku. Karena pelaku bukan saja tergolong masih warga setempat, pelaku juga pernah bertetangga dengan pelaku.

"Rumah orangtua pelaku ini dengan rumah orangtua korban pernah berdempetan. Tidak lama orangtua korban pindah, setelah membangun rumah," jelas Anadi.

Halaman
12
Penulis: Herliansyah
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved