Berita Olahraga

Usianya Baru 10 Tahun, Pecatur Cilik ini Tak Gentar Menghadapi Para Pecatur Bergelar Master Nasional

Pertandingan catur cepat beregu se Kalimantan Selatan dalam rangka HUT PDAM Bandarmasih ke 46 digelar di Aula PDAM Bandarmasih, Sabtu (26/1/2019).

Usianya Baru 10 Tahun, Pecatur Cilik ini Tak Gentar Menghadapi Para Pecatur Bergelar Master Nasional
banjarmasinpost.co.id/khairil rahim
M Fakhri Aini menjadi pusat perhatian. Pecatur perwakilan Percasi Pengprov Kalsel ini baru berusia 10 tahun. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pertandingan catur cepat beregu se Kalimantan Selatan dalam rangka HUT PDAM Bandarmasih ke 46 digelar di Aula PDAM Bandarmasih, Sabtu (26/1/2019).

Sejumlah pecatur bergelar Master Nasional (MN) dan berprestasi di tingkat nasional ikut tampil dalam kejuaraan yang berlangsung selama dua hari ini.

Namun dari sejumlah pecatur yang ikut, M Fakhri Aini menjadi pusat perhatian.

Pecatur perwakilan Percasi Pengprov Kalsel ini baru berusia 10 tahun.

Meski masih bocah, Fakhri tidak gentar bakal berhadapan dengan pecatur yang memiliki nama seperti Norasya Verdiana dan Said Kamaruzzaman yang memperkuat tim catur Yayasan Norasya Verdiana, Khairil Anwar (HSU), Yusdi Mursalin (Tala), Johanis (Banjarmasin), serta Mirwansyah (Klub Simpang Anem).

Baca: Arema FC vs Persita Tangerang 32 Besar Piala Indonesia, Link Live Streaming RCTI Klik Sini

Baca: Link Live Streaming RCTI Arema FC vs Persita Tangerang 32 Besar Piala Indonesia Sabtu (26/1)

Baca: Jadwal Liga Inggris 2018/2019 Pekan 24, Liverpool vs Leicester City, MU vs Burnley

Baca: Live Streaming Kompas TV! Badminton Indonesia Masters 2019, Semifinal Sabtu (26/1) Mulai Jam 12 WIB

Didampingi sang ibu, Fakhri mengaku santai saja menghadapi pecatur senior yang punya nama.

"Kalah menang biasa yang penting pengalaman bertanding," kata putra pecatur Ahmad Ramdani dan Nor Ainah ini.

Siswa kelas V MIN 4 Banjar ini mengaku menyenangi catur sejak kelas 1 SD dan hingga kini selaku ikut kejuaraan baik junior maupun senior.

"Saya suka catur karena orangtua saya memang pecatur," kata dia.

Sayang saat timnya Pengprov Kalsel menghadapi Hippindo Banjarmasin, Fakhri belum bisa memberikan kemenangan bagi tim.

Sementara Ketua panitia pelaksana Sudrajat mengatakan sesuai undangan di kejuaraan ini ada tujuh kabupaten kota dan 15 tim yang ikut.

"Banjarmasin enam klub, Banjarbaru dan kabupaten Banjar dua regu, Tanah laut dua regu, Tapin, HSU dan Kotabaru juga dua regu," sebut dia .

Direktur umum dan pemasaran PDAM Bandarmasih, Farida Ariati menambahkan dengan kejuaraan ini PDAM ingin ikut berpartisipasi membina catur di Kalsel.

"Tidak hanya catur tapi voli, tenis meja dan cabor lainnya juga kami bina bahkan Desember lalu ada kejuaraan PDAM se Kalsel," jelas dia.

Banjarmasin post.co.id/Khairil rahim

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved