Pilpres 2019

Kronologi Kampanye Repnas untuk Jokowi-Maruf Amin di Pilpres 2019 Dihentikan Bawaslu

Kronologi Kampanye Repnas untuk Jokowi-Maruf Amin di Pilpres 2019 Dihentikan Bawaslu

Kronologi Kampanye Repnas untuk Jokowi-Maruf Amin di Pilpres 2019 Dihentikan Bawaslu
(KOMPAS. Com/RAHMADHANI)
Anggota Bawaslu Padang Bahrul Anwar berdebat dengan panitia Repnas Sumbar, Minggu (27/1/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Kronologi Kampanye Repnas untuk Jokowi-Maruf Amin di Pilpres 2019 Dihentikan Bawaslu Padang

Kampanye pasangan calon presiden (capres) Joko Widodo-Maruf Amin yang dilaksanakan Relawan Pengusaha Muda Nasional ( Repnas) untuk Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019 dihentikan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Padang, Sumatera Barat, Minggu (27/1/2019) di Padang.

Anggota Bawaslu Padang, Bahrul Anwar menghentikan acara saat panitia Kampanye Joko Widodo-Maruf Amin memberikan hadiah doorprize kepada peserta. 

Sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 4 Tahun 2017 pasal 49, pemberian doorprize dilarang saat kampanye. Tak terkecuali di Pilpres 2019

"Panitia tolong hentikan acara ini sebab sudah melanggar aturan. Pemberian doorprize dilarang dalam kampanye," kata Bahrul yang datang mengawasi jalannya kampanye tersebut.

Baca: Jadwal & Lokasi Pernikahan Ahok BTP dan Bripda Puput Nastiti Devi Terungkap, Sempat Bahas Cincin

Baca: Curhat Kento Momota Usai Kalah dari Anders Antonsen di Final Indonesia Masters 2019

Baca: Tampilan Mengejutkan Esteban Vizcarra Saat Persiwa Wamena vs Persib Bandung Piala Indonesia, Atep?

Baca: Sikap Angela Gilsha Soal Sifat Stuart Collin, Mantan Suami Risty Tagor yang Sering Dianggap Miring

0Permintaan Bahrul sempat tidak ditanggapi oleh Ketua Pelaksana Niko Razaki yang beralasan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Bawaslu Provinsi Sumbar.

"Kita sudah berkoordinasi dan diperbolehkan," tegasnya.

Namun setelah Bahrul mengatakan bahwa dirinya dari Bawaslu Padang dan menyebutkan aturan tentang kampanye dalam PKPU, akhirnya Niko mengalah dan tidak melanjutkan pemberian doorprize.

"Mungkin ada salah paham. Tapi sekarang sudah jelas. Hadiah tidak kita berikan lagi. Doorprize tidak ada," kata Niko.

Sementara itu, Bahrul seusai acara mengatakan Bawaslu sebelumnya menerima surat yang dilayangkan Repnas Sumbar.

Dalam surat itu disebutkan acara tersebut bersifat kampanye.

Baca: Angel Lelga Bocorkan SMS Ancaman Vicky Prasetyo pada Hotman Paris, Klaim Tidak Selingkuh

Baca: Reaksi Nagita Slavina Saat Hotman Paris Sebut Asisten Pribadinya Mantan Ariel NOAH

"Suratnya kampanye, makanya kita turun ke lapangan. Kita awasi dan kita menemukan adanya pelanggaran. Makanya kita hentikan," tegas Bahrul.

Acara kampanye yang dilaksanakan Repnas Sumbar bertajuk "Ngobrol Pintar Milenial" dengan mendatangkan peserta dari pengusaha-pengusaha muda di Sumbar.

Dalam acara itu juga dibagikan kaos, pena serta pin Jokowi-Ma'ruf.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bagi-bagi "Doorprize", Kampanye Relawan Jokowi Dihentikan Bawaslu"

Editor: Rendy Nicko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved