Pilpres 2019

MS Kaban Ungkap Beda Pendapat dengan Yusril Soal Dukungan Capres-Cawapres di Pilpres 2019

Ketua Majelis Syuro Partai Bulan Bintang (PBB) MS Kaban menyinggung isu mengenai perbedaan pendapat antara dirinya dengan Ketua Umum PBB Yusril Ihza.

MS Kaban Ungkap Beda Pendapat dengan Yusril Soal Dukungan Capres-Cawapres di Pilpres 2019
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Mantan Menteri Kehutanan, MS Kaban 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Pasca pernyataan resmi soal arah dukungan Partai Bulan Bintang dalam Pilpres 2019, Ketua Majelis Syuro Partai Bulan Bintang (PBB) MS Kaban menyinggung isu mengenai perbedaan pendapat antara dirinya dengan Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra.

Dilansir Kompas.com, salah satunya terkait penentuan arah dukungan partai dalam pemilihan presiden 17 April 2019 mendatang.

Hal itu disampaikan Kaban saat menyampaikan tausiah dalam Rapat Koordonasi Nasional (Rakornas) PBB di Ancol, Jakarta Utara, Minggu (27/1/2019).

"Saya dengan ketum sering ada yang bilang, 'Wah Pak Kaban dan Yusril sudah berbeda'. Ya, dia (Yusril) lahir tahun 55, awak 58, sudah jelas beda," ujar Kaban sambil berseloroh.

"Ada lagi yang bilang, 'Oh sekarang mereka sudah berseberangan'. Ya, itu pasti. Dia di Fatmawati, awak di Bogor, sudah pasti berseberangan," kata Kaban yang disambut tawa dan tepuk tangan hadirin.

Baca: Muhaimin Targetkan PKB Dapatkan 10 Kursi Menteri Jika Jokowi-Maruf Amin Terpilih di Pilpres 2019

Baca: Teriakan Jokowi-Maruf Amin Menggema Saat Ratusan Habib di Jatim Deklarasi Dukungan Pilpres 2019

Menurut Kaban, perbedaan pendapat adalah sesuatu yang sangat wajar dalam berdemokrasi. Kaban mengatakan, perbedaan pendapat itu justru perlu dihormati, karena bagian dari pilar demokrasi.

Mengenai arah dukungan partai terkait capres dan cawapres, Kaban mengatakan bahwa Majelis Syuro telah memutuskan untuk mendukung pasangan capres dan cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Sikap Majelis Syuro juga telah disampaikan pada publik sesuai ijtima ulama.

Namun, keputusan akhir mengenai arah dukungan partai diserahkan kepada Yusril selaku ketua umum PBB.

"Sudah tentu dalam perbedaan, maunya suara awak didengar juga. Tapi, inilah musyawarah yang mesti dimufakati. Demokrasi akan jadi kering kalau tidak terjadi musyawarah mufakat," kata Kaban.

Dalam Rakornas tersebut, Yusril secara resmi mengumumkan bahwa PBB mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin. Keputusan itu bukan atas keinginan pribadi, namun dari mekanisme rapat pleno yang sesuai aturan internal partai.

(Penulis : Abba Gabrillin/Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tausiah di Rakornas PBB, MS Kaban Singgung soal Beda Pendapat dengan Yusril"

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved