Ekonomi dan Bisnis

PT Adaro Indonesia Penyumbang Devisa terbesar 2018, Ini Kata Kepala Dinas Perdagangan Kalsel

Berhasilnya PT Adaro Indonesia mendapat penghargaan sebagai eksportir penyumbang devisa terbesar 2018, disebut Kepala Dinas Perdagangan

PT Adaro Indonesia Penyumbang Devisa terbesar 2018, Ini Kata Kepala Dinas Perdagangan Kalsel
Istimewa
Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Birhasani 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Berhasilnya PT Adaro Indonesia mendapat penghargaan sebagai eksportir penyumbang devisa terbesar 2018, disebut Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel, H Birhasani karena hasil dari konsisten.

"Memang batu bara sebagai komoditas andalan ekspor Kalsel, dan PT Adaro sangat konsisten sekali dari ekspor juga sangat rutin dan teratur," kata H Birhasani.

Melalui konsisten dan kerutinan tersebut, sehingga menurutnya capaian-capaian yang menjadi target dari PT Adaro Indonesia dengan bisa fokus diraih.

"Memang PT Adaro Indonesia ini selalu menjadi posisi pertama untuk ekspor dari Kalimantan Selatan," imbuhnya.

Baca: Maia Estianty Ulang Tahun, Irwan Mussry Lakukan Ini untuk Ibunda Al El dan Dul

Baca: KalselPedia - Masjid Pusaka Nurul Iman Desa Puain Kanan Tabalong Miliki Benda Peninggalan Zaman Dulu

Baca: Akankah Luna Maya Balikan dengan Ariel NOAH, Mbak You Ungkap Sosok Wanita Lain, Pevita Pearce?

Baca: Blak-blakan Hotman Paris Awal Kisah Asmara dengan Meriam Bellina Kepada Raffi Ahmad, Sebut Taruhan

Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri, Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel, Riaharti Zulfahani, menambahkan PT Adaro menempati peringkat satu dari sepuluh eksportir lainnya.

"Komoditi batubara memberikan konstribusi ekspor 85.71 persen dengan nilai U$ 7.578 miliar dari seluruh total ekspor yang berjumlah U$ 8.841 miliar," rincinya.

Sementara nilai ekspor batubara PT Adaro Indonesia disebutkannya sebesar U$ 1.494 miliar. "Atau 20 persen dari seluruh nilai ekspor batu bara yang berjumlah U$ 7.5 miliar," imbuhnya.

Selain karena menjadi ekspor tersebar, PT Adaro Indonesia selama 2018 juga perusahaan yang sangat memanfaatkan surat keterangan asal (SKA).

"Jadi dari sekian perusahaan batu bara di Kalsel, Adaro paling besar memanfaatkan surat keterangan asal yang merupakan fasilitas diberikan kementrian perdagangan. Jadi wajar mereka mendapatkan penghargaan tersebut," tandasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Maulana)

Penulis: M Maulana
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved