Berita Kalteng

Tokoh Muda Ini Miris Melihat Makin Maraknya Peredaran Narkoba di Kalteng

Peredaran narkoba dan obat-obatan terlarang di Kalteng makin memprihatinkan, diantaranya penemuan dua truk berisi zenith di Sampit,

Tokoh Muda Ini Miris Melihat Makin Maraknya Peredaran Narkoba di Kalteng
Banjarmasinpost.co.id/faturahman
Muhammad Gumarang , tokoh muda Kotim. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Peredaran narkoba dan obat-obatan terlarang di Kalteng makin memprihatinkan, diantaranya penemuan dua truk berisi zenith di Sampit, beberapa waktu lalu, dan masuknya sabu asal Malaysia yang jumlahnya hingga berkilo - kilogram.

Masuknya berbagai, jenis obat terlarang dan narkotika dalam jumlah besar yang gagal edar di Kalteng ini, sayangnya tidak dibarengi dengan penangkapan bandar besarnya atau pemasoknya, dengan alasan jaringan terputus.

Petugas kebanyakan hanya mampu menangkap sopir pembawa narkoba atau kurir yang membawa narkoba sedangkan aktor utamanya atau bandar besarnya selama ini belum dapat diungkap.

Ini menjadi perhatian, tokoh muda, Kotim, Muhammad Gumarang, yang juga adalah Ketua Forum Kerjasama Jasa Konstruksi Indonesia (Forjasi) Kotim, yang menilai, pengungkapan sabu 7,1 kg oleh Polda Kalteng serta dua truk zenith di Pelabuhan Sampit tahun lalu dan tiga kilogram sabu dari Kalbar pasokan malaysia, belum memuaskan.

Baca: Jadwal Siaran Langsung Final Indonesia Masters 2019 - Harapan Owi/Butet Juara, Kompas TV

Baca: Jadwal Siaran Langsung Final Badminton Indonesia Masters 2019 Minggu (26/1) di Kompas TV

Baca: NEWSVIDEO : Ribuan Jemaah Hadiri Banua Bershalawat Bersama Habib Syech di Stadion 17 Mei Banjarmasin

"Harusnya dalam penyelidikan atau pengungkapan kasus polisi atau BNN juga bisa menungkap aktor utamanya atau bandar besarnya, sehingga pengungkapan kasus bisa lebih baik lagi, dan diharapkan tidak adalagi narkoba yang beredar, karena babenya ditangkap," ujarnya, Sabtu (26/1/2019).

Menurut Gumarang, Jika narkoba yang ditangkap berasal dari Malaysia, sudah selayaknya dilakukan kerjasama interpol untuk mengungkap bandar pemasok narkoba tersebut."Sata menilai pengungkapan belum tuntas, karena bandar besarnya belum tertangkap," ujarnya.

Sementara itu, soal pemasok narkoba asal Makaysia, Wakapolda Kalteng Brigjen Pol Rikwanto mengatakan, pihaknya terus melakukan pengembangan kasus untuk mengungkap bandar besarnya tersebut dan meminta masyarakat bersama dalam memerangi narkoba.

(banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved